Quote:
dokumentasi "VERSI" elektronik-ku ini bermaksud membiasakan menggunakan " LESS PAPER " ,serta "PENGHORMATAN ATAS KEBEBASAN BERPENDAPAT,BEREKSPRESI,& BERKREASI," utk menyampaikan informasi,dalam "AKTIVITAS HARIAN".. beberapa "ada" yang dikutip dari berbagai sumber yang *inspiratif* jika ada yg kurang berkenan mohon dimaklumi,jika berminat utk pengembangan BloG ini silahkan kirim via email. mrprabpg@gmail.com...Thank's All Of You

running text

Search This Blog

sudah lihat yang ini (klik aja)?

Sunday, December 4, 2011

UNSP:ISPO Agar Percepat Sertifikasi Industri Sawit

NUSADUA- PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) mendesak Sustainable Palm Oil (ISPO) mempercepat sertifikasi industri sawit.

Hal ini disampaikan Direktur Utama UNSP Ambono Janurianto usai memberikan presentasi di acara
konferensi internasional kelapa sawit ke-7 (Indonesian Palm Oil Conference/IPOC & 2012 Price Outlook) bertema "Sustainable Palm Oil: Driver of Change" di Nusa Dua Bali, Jumat (2/12). "Kalau tidak cepat orang akan lihat bahwa ini (ISPO) ini hanya main-main," ujarnya.

Meskipun menurut Ambono, UNSP akan memilih standar yang diakui pemerintah (ISPO). "Tapi kita juga jangan lupa bahwa tidak hanya pemerintah, tapi kita juga melihat bagaimana pasar. Karenanya ISPO harusnya bisa lebih cepat lagi merealisasikan perusahaan-perusahaan yang akan masuk sertificate," tukasnya.

"Jangan sampai terlalu banyak leg timenya. Kalau terlalu banyak orang akan melihat bahwa kita tidak siap. Jadi, untuk menunjukkan bahwa kita itu sudah siap dan standar kita itu lebih komprehensif dari RSPO, itu memang tidak gampang, yang cepat disertifite, prosesnya cepat juga, dan perusahaan-perusahaan yang disertifite juga harus menjadi perusahaan percontohan," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia menyatakan keluar dari keanggotaan Roundtable Sustainable Palm Oil atau RSPO. "Keputusan ini diambil melalui pertimbangan panjang dan matang dengan melibatkan Dewan Pengurus dan Dewan Pembina Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI). Latar belakang keputusan ini adalah komitmen sepenuhnya GAPKI dalam mendukung Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) sebagai 'platform sustainability' yang bersifat 'mandatory' (wajib diikuti) di Indonesia," kata Juru bicara Gapki Clarissa Wishnu di Jakarta, beberapa waktu lalu.

RSPO dikenal sebagai sebuah inisiatif global, multi-pihak mengenai minyak sawit berkelanjutan. Anggota RSPO, dan peserta dalam aktivitas mereka berasal dari berbagai latar belakang yang berbeda, termasuk di antaranya perusahaan perkebunan kelapa sawit, perusahaan manufaktur dan pengecer produk minyak sawit, LSM lingkungan hidup dan sosial, serta berasal dari negara-negara yang menghasilkan atau menggunakan minyak sawit.

Tujuan utama RSPO adalah mendorong pertumbuhan dan penggunaan minyak sawit berkelanjutan melalui kerja sama didalam rantai penyedia dan membuka dialog antara pemangku kepentingnya. Menurut Clarissa, dengan merujuk Direktur Eksekutif GAPKI Fadhil Hasan, keputusan resmi GAPKI mundur dari keanggotaan RSPI dilakukan pada 29 September 2011.

Ia mengatakan Gapki sangat menghormati, mematuhi, dan mendorong prinsip dan standar pengolahan kelapa sawit yang berkelanjutan. Untuk itu, kata dia, Gapki memberikan keleluasaan serta kebebasan kepada anggotanya untuk tetap menjadi anggota RSPO. "Namun pada saat yang sama Gapki mewajibkan anggotanya mengikuti dan mematuhi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) sebagai kerangka dan skema pengelolaan berkelanjutan sesuai dengan peraturan pemerintah Indonesia yang berlaku," katanya.(I.c)

No comments:

cari apa aja di OLX

Sponsor By :

TEMBAKAU DELI

Hobies

Momentum