Quote:
dokumentasi "VERSI" elektronik-ku ini bermaksud membiasakan menggunakan " LESS PAPER " ,serta "PENGHORMATAN ATAS KEBEBASAN BERPENDAPAT,BEREKSPRESI,& BERKREASI," utk menyampaikan informasi,dalam "AKTIVITAS HARIAN".. beberapa "ada" yang dikutip dari berbagai sumber yang *inspiratif* jika ada yg kurang berkenan mohon dimaklumi,jika berminat utk pengembangan BloG ini silahkan kirim via email. mrprabpg@gmail.com...Thank's All Of You

running text

Search This Blog

sudah lihat yang ini (klik aja)?

Tuesday, December 17, 2013

Buah-buahan Indonesia Bakal Banjiri Dunia

KOMPAS.com - Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan,  buah tropis khas Indonesia hasil produksi perusahaan perkebunan milik Nusantara (PTPN) siap membanjiri pasar buah di dunia.
"Mulai tahun ini buah tropis hasil PTPN VIII mengisi pasar Singapura, dan dalam beberapa tahun ke depan siap menembus pasar China dan negara lainnya," kata Dahlan, saat melakukan pelepasan ekspor perdana pisang jenis Mas Kirana, di Kebun Jalupang, PTPN VIII, Subang, Jawa Barat, Jumat (6/12/2013). 


Pada kesempatan itu, Dahlan menyaksikan langsung proses pemilihan pisang Mas Kirana yang siap di ekspor sebanyak perdana buah pisang jenis Mas Kirana seberat 7,26 ton untuk tujuan Singapura. 

Menurut Dahlan, ekspor pisang ini bisa dijadikan sebagai langkah awal kebangkitan buah tropis asal Indonesia. 

PTPN VIII sejak 2012 gencar mengembangkan tanaman buah tropis seperti manggis, durian pada lahan masing-masing seluas 3.000 hektar. 

Di sela-sela tanaman manggis dan durian, PTPN VIII menanami buah pisang dan pepaya. "Tanaman manggis dan durian akan mulai menghasilkan mulai tahun keempat. Namun di di sela-sela itu kita sudah menghasilkan pisang untuk ekspor," kata Dahlan. 

Menurut mantan Dirut PT PLN ini, China juga berpotensi menjadi pasar buah tropis terbesar Indonesia di masa datang. Pasalnya negara tersebut memiliki jumlah penduduk yang cukup besar yakni 1,3 miliar dan permintaan yang luar biasa besar. 

"Bila selama ini Indonesia mengimpor buah dari China, maka Indonesia harus menggempur balik buah tropis yang tidak bisa diproduksi di China untuk di ekspor ke wilayah itu," ujarnya.
Untuk itu tambahnya, saat ini harus ada semacam revolusi yang dapat mengubah kondisi pasar di mana selama ini Indonesia lebih dikenal suka impor ketimbang ekspor. "Ini juga bagian dari membantu mengurangi impor, dan meningkatkan ekspor," tegas Dahlan. 

Khusus buah pisang, Indonesia selama ini mengimpor dari Filipina dan Honduras, sedangkan buah lainnya didominasi impor asal China, Thailand, Australia dan sejumlah negara lainnya. 

Sementara itu, Dirut PTPN VIII Dadi Sunardi mengatakan, nilai ekspor perdana pisang Mas Kirana ini mencapai 5.445 dollar Singapura. "Ekspor ini membuktikan bahwa manajemen PTPN VIII, serius menggarap bisnis di luar komoditi utama lainnya seperti teh, karet, dan sawit," kata Dadi. 

Ia menjelaskan, sejak dirintis pada tahun 2012 lalu, luas areal tanaman buah-buahan milik PTPN VIII kini sudah mencapai 4.017 hektar terdiri atas buah pisang, pepaya, manggis, durian, alpukat, dan buah lainnya. 

Dari luasan lahan tersebut, jenis buah pisang memiliki areal paling luas yakni mencapai 1.342 hektare. 

Hingga Oktober 2013 tanaman buah pisang sudah menghasilkan 93,27 ton dan buah pepaya 3,74 ton yang dijual kepada beberapa distributor seperti PT Sewu Segar Nusantara, PT Laris Manis Utama, PT Mandiri Sukses Pratama, PT Mulia Raya, PT Indored, PT Agromali, Koperasi Tani Kuno dengan wilayah pemasaran di seluruh Indonesia. 

Dari kedua jenis buah tersebut (pisang dan pepaya), sampai akhir Desember 2013 diperkirakan laba PTPN VIII diperkirakan mencapai Rp 1,04 miliar. 

"Pengembangan komoditas buah-buahan PTPN VIII selain meningkatkan pendapatan perusahaan melalui optimalisasi lahan, juga menangkap peluang potensi pasar yang besar terhadap kebutuhan akan buah-buahan, baik pasar lokal maupun pasar luar negeri," ujar Dadi.
Ia menambahkan, pada tahun 2018 PTPN VIII akan memperluas kebun lahan buah-buahan hingga mencapai 18.000 hektare dari saat ini baru sekitar 6.000 hektare. 

Sumber : Antara
Editor : Erlangga Djumena
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2013/12/07/2121133/Buah-buahan.Indonesia.Bakal.Banjiri.Dunia

cari apa aja di OLX

Sponsor By :

TEMBAKAU DELI

Hobies

Momentum

DIREKSI PTPN 2012

Dirut PTPN I Wargani Direktur:Ramadhan Ismail Direktur:Abdul Mukti Nasution Direktur:Amrijal Direktur:Husni Ibrahim Dirut PTPN II Bhatara Moeda Nasution Direktur:Naif Ali Dahbul Direktur:Wisnu Budi Direktur:Komaruzaman Direktur:Hakim Bako Dirut PTPN III Megananda Daryono Direktur:Kusumandaru Direktur:Bagas Angkasa Direktur:Balaman Tarigan Direktur:Nurhidayat Direktur:Erwan Pelawi Direktur:Rahmad Prawirakusumah Dirut PTPN IV Erwin Nasution Direktur:Ahmad Haslan Saragih Direktur:Andi Wibisono Direktur:Setia Dharma Sebayang Direktur:Memet Dirut PTPN V Fauzi Yusuf Direktur:Suharjoko Direktur:Pontas Tambunan Direktur:Samsul Rizal Direktur:Berlino Mahendra Dirut PTPN VI Iskandar Sulaiman Direktur:Fahrur Razi Lubis Direktur:Ahmad Karimuddin Direktur:Arfinaldi Direktur:Nasulian Arifin Dirut PTPN VII Boyke Budiman Direktur:M. Nasir Direktur:Agus Rianto Direktur:Rafael Sibagariang Direktur:Budi Santoso Dirut VIII Dadi Sunardi Direktur:Irwan Abdul Direktur:Rahman Lubis Direktur:Dikdik Koesandi Direktur:Rahman Slamat Dirut IX Adi Prasongko Direktur:Slamat Purwadi Direktur:Natsir Tarigan Direktur:Ishak Direktur:Hanung Dirut X Subiyono Direktur:Doli P. Pulungan Direktur:Tarsisius Sudarianto Direktur:Mhd Sultan Direktur:Joko Sanioso Dirut XI Andi Punoko Direktur:Titis Adji Direktur:Burhan Chatib Direktur:Budi Hidayat Direktur:Eri Iswadi Dirut XII Singgih Irwan Basri Direktur:Sugeng Budiraharjo Direktur:Bambang Wijanarko Direktur:Sahala Hutasoit Direktur:Swarno Dirut XIII Baim Rachman Direktur:Sunardi Direktur:Anang Direktur:Umar Direktur:Pandapotan Girsang Dirut XIV Budi Purnomo Direktur:Amirullah Haris Direktur:Rispan Adi Adris Direktur:Mardianto Dirut RNI Persero Ismed Hasan Putro.