Quote:
dokumentasi "VERSI" elektronik-ku ini bermaksud membiasakan menggunakan " LESS PAPER " ,serta "PENGHORMATAN ATAS KEBEBASAN BERPENDAPAT,BEREKSPRESI,& BERKREASI," utk menyampaikan informasi,dalam "AKTIVITAS HARIAN".. beberapa "ada" yang dikutip dari berbagai sumber yang *inspiratif* jika ada yg kurang berkenan mohon dimaklumi,jika berminat utk pengembangan BloG ini silahkan kirim via email. mrprabpg@gmail.com...Thank's All Of You

running text

Search This Blog

sudah lihat yang ini (klik aja)?

Tuesday, December 24, 2013

Kemenpera Akan Bebaskan DP Pembelian Rumah Pertama

Jakarta —  Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) menyatakan, pembebasan uang muka untuk rumah murah hanya diberlakukan untuk rumah pertama dan pembelian rumah kedua dan selanjutnya tetap mensyaratkan down payment (DP) minimal 30% sesuai peraturan yang berlaku.


“Pembebasan uang muka rencananya mulai diterapkan awal 2014 dan Kementerian Keuangan, sedang dalam proses harmonisasi kebijakan dengan otoritas terkait seperti Bank Indonesia. Skemanya kalau mau beli rumah tidak memakai uang muka, jaminan gaji saja sudah cukup,” kata Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (23/12).

Pihak BI, menurut Djan, telah mengkoordinasikan regulasi pembebasan uang muka kepada pihak perbankan. Nantinya, masukan dari kalangan perbankan akan menjadi pertimbangan.

"BI sudah mengundang bank-bank pelaksana untuk dimintai masukan, sekarang tinggal menunggu keputusan BI. Kementerian Keuangan masih menggodok pembebasan pajak Pertambahan Nilai (PPN) rumah murah dan pajak tersebut nanti akan segera diajukan Kementerian Perumahan berdasarkan indeks kemahalan per wilayah,” paparnya.

Pemerintah akan membebaskan uang muka rumah murah atau bersubsidi pada 2014. Hal ini merupakan insentif yang akan dikeluarkan sebagai kompensasi naiknya harga rumah murah dan lonjakan tingkat suku bunga perbankan saat ini.

 IMQ
Author: Indra BP

cari apa aja di OLX

Sponsor By :

TEMBAKAU DELI

Hobies

Momentum

DIREKSI PTPN 2012

Dirut PTPN I Wargani Direktur:Ramadhan Ismail Direktur:Abdul Mukti Nasution Direktur:Amrijal Direktur:Husni Ibrahim Dirut PTPN II Bhatara Moeda Nasution Direktur:Naif Ali Dahbul Direktur:Wisnu Budi Direktur:Komaruzaman Direktur:Hakim Bako Dirut PTPN III Megananda Daryono Direktur:Kusumandaru Direktur:Bagas Angkasa Direktur:Balaman Tarigan Direktur:Nurhidayat Direktur:Erwan Pelawi Direktur:Rahmad Prawirakusumah Dirut PTPN IV Erwin Nasution Direktur:Ahmad Haslan Saragih Direktur:Andi Wibisono Direktur:Setia Dharma Sebayang Direktur:Memet Dirut PTPN V Fauzi Yusuf Direktur:Suharjoko Direktur:Pontas Tambunan Direktur:Samsul Rizal Direktur:Berlino Mahendra Dirut PTPN VI Iskandar Sulaiman Direktur:Fahrur Razi Lubis Direktur:Ahmad Karimuddin Direktur:Arfinaldi Direktur:Nasulian Arifin Dirut PTPN VII Boyke Budiman Direktur:M. Nasir Direktur:Agus Rianto Direktur:Rafael Sibagariang Direktur:Budi Santoso Dirut VIII Dadi Sunardi Direktur:Irwan Abdul Direktur:Rahman Lubis Direktur:Dikdik Koesandi Direktur:Rahman Slamat Dirut IX Adi Prasongko Direktur:Slamat Purwadi Direktur:Natsir Tarigan Direktur:Ishak Direktur:Hanung Dirut X Subiyono Direktur:Doli P. Pulungan Direktur:Tarsisius Sudarianto Direktur:Mhd Sultan Direktur:Joko Sanioso Dirut XI Andi Punoko Direktur:Titis Adji Direktur:Burhan Chatib Direktur:Budi Hidayat Direktur:Eri Iswadi Dirut XII Singgih Irwan Basri Direktur:Sugeng Budiraharjo Direktur:Bambang Wijanarko Direktur:Sahala Hutasoit Direktur:Swarno Dirut XIII Baim Rachman Direktur:Sunardi Direktur:Anang Direktur:Umar Direktur:Pandapotan Girsang Dirut XIV Budi Purnomo Direktur:Amirullah Haris Direktur:Rispan Adi Adris Direktur:Mardianto Dirut RNI Persero Ismed Hasan Putro.