Quote:
dokumentasi "VERSI" elektronik-ku ini bermaksud membiasakan menggunakan " LESS PAPER " ,serta "PENGHORMATAN ATAS KEBEBASAN BERPENDAPAT,BEREKSPRESI,& BERKREASI," utk menyampaikan informasi,dalam "AKTIVITAS HARIAN".. beberapa "ada" yang dikutip dari berbagai sumber yang *inspiratif* jika ada yg kurang berkenan mohon dimaklumi,jika berminat utk pengembangan BloG ini silahkan kirim via email. mrprabpg@gmail.com...Thank's All Of You

running text

Search This Blog

sudah lihat yang ini (klik aja)?

Saturday, April 19, 2014

Apkasindo Riau Usulkan Perubahan Penghitungan Harga TBS

Bisnis.com,
PEKANBARU—Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) mengusulkan perubahan indikator penentuan harga tandan buah segar kelapa sawit untuk meningkatkan harga beli perusahaan.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Apkasindo Provinsi Riau Gulat Manurung mengatakan selama ini Tim Penetapan Harga TBS hanya menghitung dari berat dan kualitas TBS. Padahal, 80% TBS petani berasal dari kelapa sawit jenis dura ...

“Jika sebagian besar kualitasnya jelek, harganya tentu akan lebih rendah untuk mengompensasi kerugian perusahaan. Mereka seharusnya bisa memasukkan penghitungan dari bagian serat, cangkang, dan tandan kosong yang juga bernilai jual,” kata Gulat kepada Bisnis, (17/4/2014).

Pihaknya akan memberikan masukan kepada Tim Penetapan Harga TBS bahwa ketiga bagian tanaman tersebut bisa dimanfaatkan kembali. Cangkang sudah menjadi komoditas ekspor ke kasawan Asia Timur untuk sumber energi alternatif, sedangkan tandan kosong bisa menjadi pupuk.

Dia menjelaskan terdapat dua jenis kelapa sawit yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat yakni dura dan tenera. Dura mempunyai rendemen di bawah 18%, sedangkan tenera mempunyai rendemen antara 26%-28%.
Tenera mampu menghasilkan minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) lebih banyak dibandingkan dengan jensi dura. Produktivitas jenis ini juga lebih tinggi yakni mencapai 18 ton per hektare, sedangkan dura hanya 8 ton.

Adapun, harga TBS sawit yang ditentukan oleh tim yang terdiri dari Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perkebunan Inti Rakyat (Aspekpir) Riau dan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Riau berpatokan pada sawit jenis tenera.

Walaupun harga TBS untuk umur 10 tahun pada periode 16-22 April 2014 adalah Rp1.898,19 per kilogram, tetapi harga yang dipatok perusahaan hanya Rp1.870 per kilogram. Terlebih, jika petani menjual melalui pengumpul, maka rantai distribusi yang panjang akan memangkas pendapatan.

Perusahaan kelapa sawit, lanjutnya, juga harus jujur dalam menentukan harga untuk petani. Adanya penaikan bea keluar (BK) CPO saat ini dijadikan sebagai alasan mereka untuk mengurangi pembelian TBS petani karena permintaan ekspor menurun.

“Akibatnya TBS petani menumpuk selama berhari-hari, dampaknya harga akan diturunkan ketika dijual kembali. Ini yang membuat harga TBS anjlok beberapa pekan ini dan bisa menjadi strategi mereka untuk mengurangi biaya bahan baku,” ujarnya.

Apkasindo menilai belum ada pengawasan dari pemerintah terkait dengan praktik tersebut. Menurutnya, keikutsertaan Apkasindo dalam penentuan harga TBS sawit bisa menjadi pengawas untuk membantu tugas Dinas Perkebunan.

Hingga 2014, organisasi tersebut telah memiliki 1,42 juta anggota di seluruh Indonesia. adapun, rata-rata luas lahan yang dimiliki antara 2-4 hektare.

Rio Sandy Pradana 
Bisnis.com,

No comments:

cari apa aja di OLX

Sponsor By :

TEMBAKAU DELI

Hobies

Momentum

DIREKSI PTPN 2012

Dirut PTPN I Wargani Direktur:Ramadhan Ismail Direktur:Abdul Mukti Nasution Direktur:Amrijal Direktur:Husni Ibrahim Dirut PTPN II Bhatara Moeda Nasution Direktur:Naif Ali Dahbul Direktur:Wisnu Budi Direktur:Komaruzaman Direktur:Hakim Bako Dirut PTPN III Megananda Daryono Direktur:Kusumandaru Direktur:Bagas Angkasa Direktur:Balaman Tarigan Direktur:Nurhidayat Direktur:Erwan Pelawi Direktur:Rahmad Prawirakusumah Dirut PTPN IV Erwin Nasution Direktur:Ahmad Haslan Saragih Direktur:Andi Wibisono Direktur:Setia Dharma Sebayang Direktur:Memet Dirut PTPN V Fauzi Yusuf Direktur:Suharjoko Direktur:Pontas Tambunan Direktur:Samsul Rizal Direktur:Berlino Mahendra Dirut PTPN VI Iskandar Sulaiman Direktur:Fahrur Razi Lubis Direktur:Ahmad Karimuddin Direktur:Arfinaldi Direktur:Nasulian Arifin Dirut PTPN VII Boyke Budiman Direktur:M. Nasir Direktur:Agus Rianto Direktur:Rafael Sibagariang Direktur:Budi Santoso Dirut VIII Dadi Sunardi Direktur:Irwan Abdul Direktur:Rahman Lubis Direktur:Dikdik Koesandi Direktur:Rahman Slamat Dirut IX Adi Prasongko Direktur:Slamat Purwadi Direktur:Natsir Tarigan Direktur:Ishak Direktur:Hanung Dirut X Subiyono Direktur:Doli P. Pulungan Direktur:Tarsisius Sudarianto Direktur:Mhd Sultan Direktur:Joko Sanioso Dirut XI Andi Punoko Direktur:Titis Adji Direktur:Burhan Chatib Direktur:Budi Hidayat Direktur:Eri Iswadi Dirut XII Singgih Irwan Basri Direktur:Sugeng Budiraharjo Direktur:Bambang Wijanarko Direktur:Sahala Hutasoit Direktur:Swarno Dirut XIII Baim Rachman Direktur:Sunardi Direktur:Anang Direktur:Umar Direktur:Pandapotan Girsang Dirut XIV Budi Purnomo Direktur:Amirullah Haris Direktur:Rispan Adi Adris Direktur:Mardianto Dirut RNI Persero Ismed Hasan Putro.