Quote:
dokumentasi "VERSI" elektronik-ku ini bermaksud membiasakan menggunakan " LESS PAPER " ,serta "PENGHORMATAN ATAS KEBEBASAN BERPENDAPAT,BEREKSPRESI,& BERKREASI," utk menyampaikan informasi,dalam "AKTIVITAS HARIAN".. beberapa "ada" yang dikutip dari berbagai sumber yang *inspiratif* jika ada yg kurang berkenan mohon dimaklumi,jika berminat utk pengembangan BloG ini silahkan kirim via email. mrprabpg@gmail.com...Thank's All Of You

running text

Search This Blog

sudah lihat yang ini (klik aja)?

Friday, October 10, 2014

Ganjalan Holding Perkebunan

"Sengketa Lahan Ganjalan Holding Perkebunan"

JAKARTA,  - PTPN III (Persero) selaku Induk Usaha Holding BUMN Perkebunan menyatakan meski sudah terbentuk Holding BUMN Perkebunan ternyata masih menyisakan sengketa lahan diseluruh PTPN dibawah naungan Induk Holding BUMN Perkebunan. Sengketa lahan tersebut masih bersinggungan dengan masyarakat.


Direktur Keuangan PTPN III (Persero) Erwan Pelawi mengaku beberapa PTPN dibawah naungan Induk Holding BUMN Perkebunan masih menyisakan masalah berupa sengketa lahan. Kemudian beberapa aset yang dimiliki PTPN juga masih dipertanyakan mengenai kualitas asetnya.

Misalnya, PTPN II (Persero) dimana perusahaan masih menyisakan masalah sengketa lahan baik dengan masyarakat maupun perusahaan lain. Sengketa lahan tersebut berupa pemanfaatan lahan yang tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Erwan mengatakan meski menyisakan sengketa lahan, sebagai Induk Holding BUMN Perkebunan berupaya untuk menyelesaikannya. Karena itu bakal ada pertemuan dengan seluruh PTPN di Indonesia untuk membicarakan dan mencari solusi dari seluruh permasalahan aset milik seluruh PTPN.

Dia mengaku aset-aset yang bermasalah tersebut akan diselesaikan dalam waktu singkat, sebab aset tersebut sudah menjadi tanggung jawab Induk Holding BUMN Perkebunan.

Untuk itu, dalam pengawasannya. Erwan mengatakan seluruh direksi Induk Holding BUMN Perkebunan akan menjadi komisaris di seluruh anak usaha Holding BUMN Perkebunan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan terhadap kinerja dan menjaga aset-aset anak usaha agar tidak terjual dengan melanggar peraturan.

"Mungkin nanti masing-masing Direksi Induk Holding akan dibagi per regional PTPN. Itu salah bentuk pengawasan negara," kata Erwan kepada Gresnews.com, Jakarta, Sabtu (10/4).

Anggota DPR dari Fraksi Demokrat, Azam Azman Natawijana menilai pembentukkan Holding BUMN Perkebunan sangatlah prematur. Pasalnya aset yang dimiliki oleh Holding BUMN Perkebunan adalah lahan, dimana lahan merupakan banyak pihak yang bisa saja mengaku bahwa lahan tersebut milik masyarakat atau perusahaan tertentu.

Secara otomatis ketika lahan tersebut bermasalah, lalu dibawa ke pengadilan dan dimenangkan oleh perusahaan lain. Maka secara otomatis akan terjadi pelepasan aset.

Hal itulah yang menyebabkan, seluruh fraksi DPR yang tergabung dalam panja aset mencurigai tindakan dari Kementerian BUMN. Hal itu dikarenakan lahan merupakan jenis aset yang sangat mudah untuk dilepas oleh perusahaan BUMN. Apalagi diluar lahan, banyak perkebunan-perkebunan yang tidak dikelola dengan baik oleh PTPN diseluruh Indonesia.

"Banyak negara diluar Indonesia yang memiliki tanah di Indonesia. Kalau itu dibenturkan dengan masalah ini maka tanah itu bisa saja dilepas," kata Azam kepada Gresnews.com.



Reporter : Heronimus Ronito KS

Redaktur : Muhammad Fasabeni

http://www.gresnews.com/berita/detail-print.php?seo=210510-sengketa-lahan-ganjalan-holding-perkebunan
GRESNEWS.COM

No comments:

cari apa aja di OLX

Sponsor By :

TEMBAKAU DELI

Hobies

Momentum

DIREKSI PTPN 2012

Dirut PTPN I Wargani Direktur:Ramadhan Ismail Direktur:Abdul Mukti Nasution Direktur:Amrijal Direktur:Husni Ibrahim Dirut PTPN II Bhatara Moeda Nasution Direktur:Naif Ali Dahbul Direktur:Wisnu Budi Direktur:Komaruzaman Direktur:Hakim Bako Dirut PTPN III Megananda Daryono Direktur:Kusumandaru Direktur:Bagas Angkasa Direktur:Balaman Tarigan Direktur:Nurhidayat Direktur:Erwan Pelawi Direktur:Rahmad Prawirakusumah Dirut PTPN IV Erwin Nasution Direktur:Ahmad Haslan Saragih Direktur:Andi Wibisono Direktur:Setia Dharma Sebayang Direktur:Memet Dirut PTPN V Fauzi Yusuf Direktur:Suharjoko Direktur:Pontas Tambunan Direktur:Samsul Rizal Direktur:Berlino Mahendra Dirut PTPN VI Iskandar Sulaiman Direktur:Fahrur Razi Lubis Direktur:Ahmad Karimuddin Direktur:Arfinaldi Direktur:Nasulian Arifin Dirut PTPN VII Boyke Budiman Direktur:M. Nasir Direktur:Agus Rianto Direktur:Rafael Sibagariang Direktur:Budi Santoso Dirut VIII Dadi Sunardi Direktur:Irwan Abdul Direktur:Rahman Lubis Direktur:Dikdik Koesandi Direktur:Rahman Slamat Dirut IX Adi Prasongko Direktur:Slamat Purwadi Direktur:Natsir Tarigan Direktur:Ishak Direktur:Hanung Dirut X Subiyono Direktur:Doli P. Pulungan Direktur:Tarsisius Sudarianto Direktur:Mhd Sultan Direktur:Joko Sanioso Dirut XI Andi Punoko Direktur:Titis Adji Direktur:Burhan Chatib Direktur:Budi Hidayat Direktur:Eri Iswadi Dirut XII Singgih Irwan Basri Direktur:Sugeng Budiraharjo Direktur:Bambang Wijanarko Direktur:Sahala Hutasoit Direktur:Swarno Dirut XIII Baim Rachman Direktur:Sunardi Direktur:Anang Direktur:Umar Direktur:Pandapotan Girsang Dirut XIV Budi Purnomo Direktur:Amirullah Haris Direktur:Rispan Adi Adris Direktur:Mardianto Dirut RNI Persero Ismed Hasan Putro.