Quote:
dokumentasi "VERSI" elektronik-ku ini bermaksud membiasakan menggunakan " LESS PAPER " ,serta "PENGHORMATAN ATAS KEBEBASAN BERPENDAPAT,BEREKSPRESI,& BERKREASI," utk menyampaikan informasi,dalam "AKTIVITAS HARIAN".. beberapa "ada" yang dikutip dari berbagai sumber yang *inspiratif* jika ada yg kurang berkenan mohon dimaklumi,jika berminat utk pengembangan BloG ini silahkan kirim via email. mrprabpg@gmail.com...Thank's All Of You

running text

Search This Blog

sudah lihat yang ini (klik aja)?

Jejak TEMBAKAU DELI

CATATAN TENTANG JEJAK TEMBAKAU DELI 
( Versi PenuLis )

Ketertarikan diriku akan perkebunan telah mendorongku untuk  mencari tahu tentang apa saja yang berhubungan dengan perkebunan tersebut.(wajar kan?)....

meskipun hanya "Sepenggal kisah saja "  riwayat kisah-kisah itu tak akan kubiarkan hilang dan terlupakan begitu saja MESKIPUN kini suasana dan lingkungan perkebunan itu telah menjauh dariku.

Tapi tak mengapa, bagiku yang telah lahir dan besar dari perkebunan cara ini  mendekatkan kembali bathinku dan pengobat rinduku.

bisa  melihat langsung itu lebih baik, maka ketika memiliki kesempatan mengunjungi suatu perkebunan tembakau di tanah Deli aku mencoba menelusurinya kembali....
Maskapai dari Negeri Belanda yang sukses berbisnis dari penanaman Tembakau di Tanah Deli adalah
  • -          Deli Maatschappij yang disingkat Deli Mij  ( VDM )  tahun 1866
  • -          Senembah Maatschappij  (Senembah Society) tahun 1889

Varietas pilihan yang pernah ditanam antar lain :

DELI4  dengan cirri-ciri :
-          Warna daun terang
-          Serat daun halus
-          Daun tidak lebar (perolehan cerutu kurang)
-          Daya bakar baik
-          Aroma harum (enak)
-          Sangat disukai para pembeli (terbaik dikelasnya)

VDM2  dengan cirri-ciri :
-          Warna daun agak gelap
-          Serat daun agak kasar
-          Daun tidak agak lebar
-          Daya bakar kurang baik
-          Aroma kurang harum
-          Agak kurang disukai para pembeli

ROUNTIP  dengan cirri-ciri :
-          Warna daun  gelap
-          Serat daun kasar
-          Daun  lebar (perolehan cerutu banyak)
-          Daya bakar rendah
-          Aroma kurang  (apek)
-          Hanya disukai para pembeli tertentu

Maskapai tembakau Belanda setelah dinasionalisasi kira-kira tahun 1957, lalu Perkebunan Tembakau eks belanda diambil alih dan dibagi kedalam 3(tiga) bagian dengan sebutan :
        A.      Tembakau Deli I (TDI)
        B.      Tembakau Deli II(TDII)
        C.      Tembakau Deli III(TDIII)
        Dengan tiap-tiap TD dipimpin oleh masing-masing Direktur 
              Tembakau Deli I terdiri dari perkebunan :
1.       Kwala Bingei(QB)
2.       Kwala Begumit(KB)
3.       Tandem Hilir(TH)
4.       Tandem Hulu(T)
5.       Bulu Cina(H)
6.       Timbang Langkat(TL)
7.       Tanjung Jati(TD)
8.       Padang Brahrang(PBR)
             Tembakau Deli II terdiri dari perkebunan :
1.       Sei Semayang A(SR)
2.       Sei Semayang B(RoterdamB)
3.       Klumpang (MA)
4.       Klambir Lima(TP)
5.       Helvetia(AB)
6.       Sampali(P)
7.       Saentis (DCM)
8.       Bandar Klipa(K)
9.       Medan Estate(ME)
             Tembakau Deli III terdiri dari perkebunan :
1.       Batang Kuis(BK)
2.       Kwala Namu(KN)
3.       Pagar Merbau(PM)
4.       Patumbak(PT)
5.       Mariendal(M)
6.       Tanjung Morawa (TM)

Jumlah 23 Perkebunan Tembakau Deli 
dengan semua masing-masing kebun dipimpin ADMINISTRATEUR(ADM). 
Seiring Dengan perjalanan waktu maka nama Tembaaku Deli hanya tinggal kenangan saja padahal
Dunia cerutu ditentukan oleh kehadiran Tembakau Deli di Pasar Lelang Tembakau Dunia di Jerman..

Siapa yang salah dan siapa yang benar, Masing-masing pribadi pelaksana INSTROPEKSI
DIRI…semoga
Ttd

Seorang planters Tembakau Deli

Saya pengelola blog mengucapkan terima kasih....

Meskipun "KINI ZAMAN TELAH BERUBAH" namun demikian sebagai generasi penerus paling tidak SALING MENGHARGAI bisa sebagai wujud kepedulian dan PENGHORMATAN kita, jangan sampai seperti pepatah IBARAT KACANG LUPA AKAN KULITNYA.... oh ya agar tidak lupa selanjutnya nih...  
Posting-an diatas adalah saya kutip dari hasil tulisan-tulisan buku kerja (tangan) H. SUWARDI tentang “Varietas Tembakau Deli” yang pernah ditanam olehnya selama bekerja di PTP-IX Tembakau Deli  hingga  di-merger-kan menjadi PTPN II.

Mengapa beliau ??...Sebagai sosok inspirasi postingan saya ini adalah, dikarenakan beliau memegang kunci yang diajarkan dari para senior utamanya (ada yang bilang seperti tuan De Sollen).. yang komplit tentang tembakau...teruji sangat berpengalaman dan benar-benar menjiwai tumbuhan Tembakau Deli ini mulai dari warna,serat,aroma,dan ukuran... (MAAF) bukan sosok-sosok lain yang sekolahnya saja yang ...., namun hanya bisa TEORI (kutu buku), pintar beretorika belaka akhirnya membuat celaka orang lain. ( Manusia...manusia...!!!)

Ringkasnya dimana kebun tembakau pun beliau di tempatkan/dipindahkan dibuktikannya dari  hasil-hasilnya yaitu  jumlah “PIKUL” dan “Kwalitas” tembakaunya bagus bahkan sering diatas rata-rata(standard) Asisten-asisten  lainnya, karena beliau sebagai sosok pekerja keras dan telaten melakoni sebagai Asisten Tembakau Deli.... Nah.. hal tersebut tak dipungkiri membuat yang lain merasa tidak senang...

Sebenarnya semua itu tergantung yang memimpin pekerjaan dilapanganlah...meski bibit sama ...pemupukan sama ...tapi kok hasil berbeda jika si A  dengan si B di tempat yang sama...( sudahlah jangan beretorika ...malu..ini fakta Bung...) di afdeling sampai gudanglah tempat pemilahan (sortasi) kuncinya kalau Askepnya tak titikkktitikkk...ya...bagaimana...hancurlahhhh!!!  

Hal itu pun sempat saya dengar dan ketahui belakangan langsung dari ucapan para mantan karyawan(bawahan) dan rekan-rekan sejawatnya dahulu baik di afdeling(lapangan) maupun digudang tembakau yang pernah dipimpinnya...(pada mengakui)  

Adalagi, hal yang paling mengesankan lainnya adalah konon pernah tembakau yang “dihasilkan Gudang” dibawah tangan dinginnya..dengan "berbendera" PTPN II dinyatakan terbaik didunia (diklasifikasi Top on the Top) pada pelelangan tembakau di BREHMEN (jerman) sekitar tahun (tak usahlah).......... mengalahkan hasil tembakau-tembakau dari negara lain didunia. Dari cerita2x, hal itu belum terjadi apalagi selama perusahaan Tembaku Deli di bawah pengelolaan BANGSA SENDIRI sebelumnya.…..hmmm.. (ya… namanya bawahan mana mungkin namanya sampai kepermukaan )... NB : jika klaim ini salah mohon di maafkan tapi sekali lagi ini fakta broo..HE..3X.    

Manakala anda mengetahui kisah-kisah sejarah Tembakau Deli, baik dari BLoG ini atau dari sumber lain, untuk kelanjutannya apabila ada kesempatan, saya akan mencoba mengutip kembali tulisan-tulisan beliau…terimakasih....

Pengelola  :  Prabudi Gunawan,ST.SH.


Bersambung….

Bacaan TEMBAKAU DELI terkait silahkan pilih :










TOELICHTING BIJ DE GESCHIEDENIS VAN TABAK DELI
(Author versie)

Maatschappijen van Nederland is een succesvol bedrijf van het planten van tabak in Tanah Deli is
- Deli Deli Maatschappij afgekort Mij (VDM) in 1866
- Senembah Maatschappij (Senembah Maatschappij) 1889

Rassen geplant keuze ooit onder anderen:

DELI4 met kenmerk:
- Heldere bladkleur
- Fiber glad blad
- Laat geen breedte (overname sigaren minder)
- Vermogen goede brandstof
- Geur (goed)
- Zeer geliefd bij kopers (best in class)

VDM2 met kenmerk:
- Leaf kleur is een beetje donker
- Fiber laat een beetje ruw
- Laat niet een nogal breed
- Vermogen brandstof slecht
- Minder geurige aroma
- Iets minder begunstigde kopers

ROUNTIP met kenmerk:
- Kleur donker vertrekt
- Grof blad glasvezel
- Blad breedte (de overname van vele sigaren)
- Vermogen laag brandstofverbruik
- Minder geur (oudbakken)
- Slechts bepaalde probleemgebieden kopers

Deze genationaliseerde Nederlandse tabak na ongeveer 1957, werd de Nederlandse voormalige tabaksplantage overgenomen en verdeeld in drie (3) onderdelen als:
        A. Tabak Deli I (TDI)
        B. Tabak Deli II (TDII)
        C. Tabak Deli III (TDIII)
        Met elke TD geleid door elke directeur
              Ik Deli tabaksplantage bestaat uit:
1. Kwala Bingei (QB)
2. Kwala Begumit (KB)
3. Tandem Downstream (TH)
4. Hulu Tandem (T)
5. Bont China (H)
6. Weeg Langkatsche (TL)
7. Tanjung Jati (TD)
8. Padang Brahrang (PBR)
             Tabaksplantage Deli II bestaat uit:
1. Semayang Sei A (SR)
2. Sei Semayang B (RoterdamB)
3. Klumpang (MA)
4. Klambir Five (TP)
5. Helvetia (AB)
6. Sampali (P)
7. Saentis (DCM)
8. Bandar Klipa (K)
9. Field Estate (ME)
             Deli tabaksplantage III bestaat uit:
1. Quiz rod (BK)
2. Kwala Namu (KN)
3. Merbau hek (PM)
4. Patumbak (PT)
5. Mariendal (M)
6. Tanjung Morawa (TM)

Nummer 23 Tobacco Plantation Deli
met alle de tuin elk geleid administreert (ADM).
In de loop van de tijd de naam Tembaaku Deli slechts een herinnering wanneer
Sigaar wereld wordt bepaald door de aanwezigheid tabak veiling markt Deli in Duitsland ..

Wie is verkeerd en wie er gelijk heeft, elke uitvoering persoonlijke introspectie
ZELF ... hopelijk
Ondertekend

Een Tabak planters Deli

Ik bedankte de blog beheerder ....

Hoewel "NU AGE IS VERANDERD" Maar als de volgende generatie kan in ieder geval wederzijds respect RESPECT als een vorm van zorg en wij, niet van de spreekwoordelijke Are Like NUTS ZAL zijn huid VERGETEN .... oh ja dus niet ya later vergeten ...
'S Bericht ik hierboven geciteerd is uit de geschriften van de werkmap (hand) H. Suwardi over "Tabak Rassen Deli" die ooit geplant door hem tijdens werkzaamheden op PTP-IX Deli Tabak-up in fusie-kan worden PTPN II.

Waarom is hij? ... Zoals ik figuur deze post is een inspiratie, want hij is zeer ervaren en echt bezielt de Deli tabak planten, variërend van kleur, vezels, smaak en grootte .. (SORRY) in plaats van andere figuren die een middelbare school natuurlijk, maar kon gewoon THEORIE (nerds) alleen hij ... hij .. hij.

Kortom de plantage waar hij werd geplaatst / verwijderd uit de resultaten toonden aan dat het aantal "Pikul" en "kwaliteit is" goede tabak vaak dan gemiddeld (standaard) andere assistenten, terwijl hij als hardwerkende en nauwgezette duiken als tabak Assistent Deli.

Het had ook het laatste wat ik gehoord en weet dat rechtstreeks uit de toespraak van de voormalige werknemers (ondergeschikten) en zijn collega's ook in het eerste deel (het veld) en het pakhuis voor tabak die ooit leidde.

Er weer, de meest indrukwekkende andere tabaksproducten is ooit 'op zijn hoede' zich onder de banier van PTPN II uitgeroepen tot de beste in de wereld (geclassificeerde Top op de top) op de verkoop van tabak in Brehmen (Duitsland) rond 1995 s / d 1998 nederlaag van tabak -tabak uit andere landen in de wereld. 2x van het verhaal, het is niet gebeurd, voornamelijk voor bedrijven in het kader van het beheer van Deli Tembaku eigen volk voor ...... hmmm .. (Ja ... zijn naam ondergeschikten die maximaal kunnen noemen naar de oppervlakte) ... NB: indien de vordering is verkeerd gelieve pardon .. HE 3X.

Als je weet dat de verhalen van de geschiedenis van de Tabak Deli, hetzij van deze blog of uit een andere bron, voor continuïteit als er een kans is, zal ik proberen om zijn geschriften te citeren ... dank je wel ....

Zakelijk: Prabudi Gunawan, ST.SH.


Vervolgd ....

Lezen TABAK gerelateerde DELI kies:


cari apa aja di OLX

Sponsor By :

TEMBAKAU DELI

Hobies

Momentum

DIREKSI PTPN 2012

Dirut PTPN I Wargani Direktur:Ramadhan Ismail Direktur:Abdul Mukti Nasution Direktur:Amrijal Direktur:Husni Ibrahim Dirut PTPN II Bhatara Moeda Nasution Direktur:Naif Ali Dahbul Direktur:Wisnu Budi Direktur:Komaruzaman Direktur:Hakim Bako Dirut PTPN III Megananda Daryono Direktur:Kusumandaru Direktur:Bagas Angkasa Direktur:Balaman Tarigan Direktur:Nurhidayat Direktur:Erwan Pelawi Direktur:Rahmad Prawirakusumah Dirut PTPN IV Erwin Nasution Direktur:Ahmad Haslan Saragih Direktur:Andi Wibisono Direktur:Setia Dharma Sebayang Direktur:Memet Dirut PTPN V Fauzi Yusuf Direktur:Suharjoko Direktur:Pontas Tambunan Direktur:Samsul Rizal Direktur:Berlino Mahendra Dirut PTPN VI Iskandar Sulaiman Direktur:Fahrur Razi Lubis Direktur:Ahmad Karimuddin Direktur:Arfinaldi Direktur:Nasulian Arifin Dirut PTPN VII Boyke Budiman Direktur:M. Nasir Direktur:Agus Rianto Direktur:Rafael Sibagariang Direktur:Budi Santoso Dirut VIII Dadi Sunardi Direktur:Irwan Abdul Direktur:Rahman Lubis Direktur:Dikdik Koesandi Direktur:Rahman Slamat Dirut IX Adi Prasongko Direktur:Slamat Purwadi Direktur:Natsir Tarigan Direktur:Ishak Direktur:Hanung Dirut X Subiyono Direktur:Doli P. Pulungan Direktur:Tarsisius Sudarianto Direktur:Mhd Sultan Direktur:Joko Sanioso Dirut XI Andi Punoko Direktur:Titis Adji Direktur:Burhan Chatib Direktur:Budi Hidayat Direktur:Eri Iswadi Dirut XII Singgih Irwan Basri Direktur:Sugeng Budiraharjo Direktur:Bambang Wijanarko Direktur:Sahala Hutasoit Direktur:Swarno Dirut XIII Baim Rachman Direktur:Sunardi Direktur:Anang Direktur:Umar Direktur:Pandapotan Girsang Dirut XIV Budi Purnomo Direktur:Amirullah Haris Direktur:Rispan Adi Adris Direktur:Mardianto Dirut RNI Persero Ismed Hasan Putro.