Showing posts with label Tebu. Show all posts
Showing posts with label Tebu. Show all posts
Monday, February 29, 2016
Tebang angkut Tebu
Saturday, February 27, 2016
PGKM PTPN II Giling Tebu Perdana 2016
| Sumber :PTPN2 |
PTPN II laksanakan musim giling perdana tebu di Pabrik Gula Kwala Madu (PGKM) PTPN II di Desa Kwala Begumit, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Selasa (23/2) untuk Musim tahun giling tahun 2016 dengan sederhana. Kegiatan giling perdana tebu ini dihadiri juga oleh Direksi PTPN II, Direktur Perencanaan dan Pengembangan (Renbang) Hakim Bako, Direktur Keuangan Teten Djaka Triyana, Direktur SDM / Umum Komaruzzaman, Kepala Bagian, Manejer Distrik, Manejer Unit, Karyawan dan Karyawati PGKM. Direnbang PTPN II Hakim Bako dalam sambutannya mengatakan tradisi musim giling tebu tahun ini diadakan dengan sangat sederhana, dan diharapkan dengan kesederhanaan agar tidak mengurangi semangat dalam pelaksanaan tebang, angkut dan giling tebu tahun ini.
Friday, August 15, 2014
Program Bioetanol TEBU Mandek
Program Penggunaan Bioetanol dari Tebu Masih Mandek
Jakarta .Program penggunaan bahan bakar nabati (BBN) bioetanol sebagai campuran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium jalan di tempat. Selama ini bioetanol bersumber dari olahan tebu, jagung, dan singkong. "Bioetanaol belum jalan," kata Direktur Jenderal Energi Baru, Terbaharukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Kementerian ESDM Rida Mulyana saat berdiskusi di Aula Gedung Ditjen EBTKE di Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (15/08/2014). |
Sunday, August 3, 2014
Pakar: tebu indonesia rawan penyakit SCMV
| (ilustrasi lahan perkebunan tebu/foto: Prabudi Gunawan,ST.SH ) |
Friday, June 6, 2014
Pabrik Gula PTPN VII Dilengkapi Danau Buatan
| Mesin Irigasi Tornado/IMQ |
"Di tengah-tengah kebun tebu ada danau kecil-kecil seperti di Universitas Indonesia," kata Dahlan.
Jakarta —
Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan, pabrik tebu milik PT Perkebunan
Nusantara VII Persero yang berada di Lampung dilengkapi dengan danau
buatan. Dijumpai di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (6/6), Dahlan menuturkan, pabrik gula yang berdiri di lahan Hak Guna Usaha (HGU) seluas 18.000 hektar terdapat 12 danau buatan. Danau ini sebagai sumber irigasi pabrik. "Di tengah-tengah kebun tebu ada danau kecil-kecil seperti di Universitas Indonesia," kata Dahlan.
Mentan: Perlu Ada Revitalisasi Pabrik Gula
Malang. Menteri Pertanian (Mentan) Suswono menyatakan perlu ada revitalisasi pabrik gula di Tanah Air karena usia bangunannya sudah banyak yang cukup tua, bahkan ada yang dibangun sekitar tahun 1800-an.
"Revitalisasi bangunan pabrik gula ini yang berjalan
hanya sekitar 10 persen saja.
Kalau (revitalisasi) tidak dilakukan pasti menimbulkan masalah, termasuk rendemen tebu petani yang akan digiling di pabrik gula tersebut," kata Suswono di sela-sela Rembug Utama Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) menjelang pelaksanaan Pekan nasional (Penas) XIV KTNA di Pendopo Agung Pemkab Malang di Kepanjen, Kamis (5/6).
Kalau (revitalisasi) tidak dilakukan pasti menimbulkan masalah, termasuk rendemen tebu petani yang akan digiling di pabrik gula tersebut," kata Suswono di sela-sela Rembug Utama Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) menjelang pelaksanaan Pekan nasional (Penas) XIV KTNA di Pendopo Agung Pemkab Malang di Kepanjen, Kamis (5/6).
Tuesday, May 13, 2014
...diminta segera menyediakan kebun plasma..
| JIBI / Dedi Gunawan |
Berdasarkan data Dinas Perkebunan Sumsel, PT. Laju Perdana Indah (LPI) memiliki hak guna usaha (HGU) perkebunan tebu seluas 21.000 hektare di mana baru 12.756 Ha yang ditanam.
Saturday, May 3, 2014
Tebu PTPN 2 yang Terbakar Masih Layak Panen
Medan
. Meskipun telah terbakar, tanaman tebu dipastikan masih dapat dipanen,
untuk selanjutnya digiling dan diolah menjadi gula. Hal tersebut masih
memungkinkan, asalkan waktu panen yang dilakukan tidak sampai terlambat.
"Tebu yang terbakar, apabila belum mencapai waktu 2x24
jam (48 jam), masih bisa tetap dipanen. Kalau lebih dari itu baru tidak
bisa lagi," ungkap Manajer Distrik Tebu PTPN 2 Edi Supri Hartono, kepada
MedanBisnis, Jumat (2/5) di Medan.
Saturday, April 5, 2014
Sumut Tak Mampu Hasilkan Rendemen Gula Tebu 8
Medan.
Diakibatkan pengaruh iklim mikro yang tidak sesuai dan mendukung untuk
dikembangkannya perkebunan tebu, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) hanya
mampu menghasilkan rendemen gula di bawah tujuh.
Thursday, April 3, 2014
Pemerintah Libatkan Tim Independen Pantau Rendemen Gula
![]() |
| Ilustrasi Truk pengangkut tebu PTPN II /Foto: Prabudi Gunawan |
Jakarta. Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan) Gamal Nasir mengatakan, Pemerintah akan melibatkan tim independen guna memantau rendemen gula pada tebu petani yang akan digiling oleh pabrik gula guna memastikan keadaan di lapangan dengan yang dilaporkan. "Tim tersebut terdiri dari kalangan perguruan tinggi, asosiasi petani tebu serta dinas pertanian. Mereka akan melakukan pantauan selama satu tahun dan setiap bulan memberikan laporannya sehingga nantinya bisa diketahui rendemen yang sebenarnya," kata Gamal Nasir di Jakarta, Rabu (2/4).
Wednesday, March 19, 2014
Swasta Tak Berminat Kembangkan Perkebunan Tebu...Why??
Medan. Meskipun keberadaan lahan perkebunan tebu di Sumatera Utara (Sumut) tergolong cukup luas, namun jumlahnya tidak akan pernah dapat bertambah. Pasalnya, perkebunan tebu yang ada saat ini hanya dimiliki oleh kelompok masyarakat dan PTPN saja. Sedangkan pihak swasta tidak ada.
"Untuk perkebunan tebu di Sumut ini memang tidak ada
pihak swasta baik nasional maupun asing yang membudidayakannya. Pihak
swasta tidak tertarik dengan komoditas tebu. Itu makanya, perkebunan
tebu di Sumut bisa dibilang stagnan," ungkap Kepala Bidang Produksi Dinas Perkebunan Sumut, Herawaty kepada MedanBisnis, Jumat (14/3) di Medan.
Friday, February 7, 2014
Gula Rafinasi Ancam Industri Gula Lokal
Hal ini diungkapkan Ketua Kompartemen Manajemen Ikatan Ahli Gula Indonesia (Ikagi) yang juga Corporate Secretary PTPN XI Adig Suwandi dalam penuturannya kepada www.enciety.co hari Kamis (6/2/2014). “Sekarang kita surplus. Kalau tidak, dikhawatirkan akan merembet ke pasar ritel dan tradisional. Apalagi harganya juga lebih murah,” .
Madura berpotensi menjadi penghasil gula terbesar di tanah air
Aris Toharisman, Direktur Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) mengatakan, setelah dilakukan penelitian dan kajian, Madura menyimpan potensi besar untuk industri gula.
Wednesday, February 5, 2014
PTPN XI Proyeksikan Areal Tebu 81.517 Hektare
Tuesday, October 22, 2013
PTPN X Alami Rugi Akibat Musim Giling Telat
Jakarta —
PT Perkebunan Nusantara X Persero mencatat rugi bersih sekitar Rp2,206
miliar pada semester pertama tahun ini disebabkan musim giling gula
mundur hingga awal Juni 2013 serta curah hujan yang tinggi.
Direktur Keuangan PTPN X, Dolly P. Pulungan, mengatakan perseroan merencanakan musim giling tebu di seluruh wilayah pada Mei 2013. Namun ada beberapa pabrik gula yang mundur sehingga produksi atau persediaan gula kurang optimal.
Direktur Keuangan PTPN X, Dolly P. Pulungan, mengatakan perseroan merencanakan musim giling tebu di seluruh wilayah pada Mei 2013. Namun ada beberapa pabrik gula yang mundur sehingga produksi atau persediaan gula kurang optimal.
Thursday, October 10, 2013
Ampas Tebu Ternyata Bisa Jadi Bahan Kertas
| ilustrasi Kertas Toilet (sumber: News) |
Surabaya - Pakar manajemen
dari Universitas Katholik (Unika) Widya Mandala Surabaya Dr Ir Liliana
Dewi MM menyatakan perusahaan kertas PT Pakerin Mojokerto membuktikan
bahwa ampas tebu bisa menjadi bahan untuk bubur kertas (pulp).
"PT Pakerin merupakan pelopor ampas tebu untuk bahan kertas di Indonesia dan inovasi itu muncul dari karyawan perusahaan yang memiliki 'individual innovation capability' akibat lingkungan kerja perusahaan yang mendukung," katanya di Surabaya, Minggu (1/9).
"PT Pakerin merupakan pelopor ampas tebu untuk bahan kertas di Indonesia dan inovasi itu muncul dari karyawan perusahaan yang memiliki 'individual innovation capability' akibat lingkungan kerja perusahaan yang mendukung," katanya di Surabaya, Minggu (1/9).
PTPN X Jajaki Pemanfaatan Ampas Tebu untuk Bioetanol
| Ampas Tebu di Salah Satu Pabrik Gula Milik PTPN X (sumber: Istimewa) |
Wednesday, October 9, 2013
Siswono Kritik Pemerintah karena Rajin Impor Pangan
Jakarta. DPR mengkritik kebijakan pemerintah yang
jor-joran membuka keran impor pangan. nggota komisi IV DPR dari Fraksi
Partai Golkar Siswono Yudo Husodo kebijakan importasi oleh pemerintah
terlalu vulgar.
"Kita sangat mudah untuk melakukan impor. Kebijakan
impor kita vulgar sekali," kata Siswono di depan Dirjen Standarisasi
Perlindungan Konsumen (SPK) Kementerian Perdagangan (Kemendag) Nuz
Nuzulia Ishak dan Dirjen Pemasaran dan Pengolahan Hasil Perikanan (P2HP)
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Saut P. Hutagalung saat
melakukan rapat kerja di Gedung DPR Senayan Jakarta, Ranu (9/10/2013).
Monday, September 30, 2013
Investor Asing Bangun Pabrik Gula di Aceh Tengah
BANDA ACEH : Investor asing mulai membangun pabrik
pengolahan tebu yang mampu memproduksi sebanyak 3.500 sampai 4.000
ton/hari gula pasir di Kabupaten Aceh Tengah.
"Pemkab Aceh Tengah menyambut baik dimulainya pembangunan pabrik yang akan memproduksi gula pasir untuk kebutuhan dalam negeri," kata Kabag Humas Pemkab Aceh Tengah Mustafa Kamal di Takengon, Senin 30 September 2013.
"Pemkab Aceh Tengah menyambut baik dimulainya pembangunan pabrik yang akan memproduksi gula pasir untuk kebutuhan dalam negeri," kata Kabag Humas Pemkab Aceh Tengah Mustafa Kamal di Takengon, Senin 30 September 2013.
Wednesday, January 23, 2013
Tender Gula PTPN2
TANJUNGMORAWA : Pelaksanaan penjualan gula kristal putih
(GKP) ex raw sugar sebanyak 11.620 ton melalui mekanisme tender di
PTPN-2 Tanjungmorawa, Sumut Selasa 22 Januari 2013 dimenangkan oleh
Perum Bulog Divre Sumatera Utara yang dengan harga Rp10.100/Kg (Inclusif
PPN 10%),Selasa 22 Januari 2013.
Subscribe to:
Posts (Atom)

sudah lihat yang ini (klik aja)?
