Quote:
dokumentasi "VERSI" elektronik-ku ini bermaksud membiasakan menggunakan " LESS PAPER " ,serta "PENGHORMATAN ATAS KEBEBASAN BERPENDAPAT,BEREKSPRESI,& BERKREASI," utk menyampaikan informasi,dalam "AKTIVITAS HARIAN".. beberapa "ada" yang dikutip dari berbagai sumber yang *inspiratif* jika ada yg kurang berkenan mohon dimaklumi,jika berminat utk pengembangan BloG ini silahkan kirim via email. mrprabpg@gmail.com...Thank's All Of You

running text

Search This Blog

sudah lihat yang ini (klik aja)?

Monday, December 29, 2014

Danau Toba apa kabar mu

Parapat : Tak terasa sudah cukup lama juga saya tidak berkunjung ke Danau terbesar di Indonesia ini.
Sebelumnya denger2x disana kurang ramah, terus dari cari-cari info saya ada baca di media katanya tingkat hunian hotel di parapat turun, karena Warga sekitar terkesan belum siap menjadi tuan rumah yang baik karena masih tidak peduli dengan kebersihan lingkungan dan kurang bersahabat sehingga membuat pengunjung tidak betah berlama-lama, hingga kondisi danau Toba diperkirakan telah kotor dan tercemar....Waahh jadi penasaran juga pengen tau nih,.. ya udah meliput ajalah sendiri "let's go observation" .
Bertepatan pada 28 Desember 2014, saya sekeluarga diajak berangkat beserta beberapa keluarga rekan-rekan dari istri saya berkunjung ke kawasan danau toba (parapat)...karena kebetulan anak-anak pada liburan sekolah, kami pun ikut berangkat, ya hitung-hitung dah lama sekali memang tak berkunjung ke sana.

Setelah sampai di kota parapat menuju gerbang lokasi wisata danau toba, disambut beberapa orang laki-laki berjajar kemudian yang satunya langsung menghampiri dengan pendahuluan menanyakan "berapa orang pak?" benakku berkata "dia minta tagihan retribusi masuk nih"..lalu saya menjawab "dua dewasa,dua anak" kemudian dia menjawab Rp. 15.000,-(limabelasribu)..dan menempelkan sesuatu di spion kanan...lalu,.. silahkan  jalan pak !..sambil jalan istri saya bertanya perorang berapa ya?. entahlah jawab saya tak ada memberi karcis tuh kayak tempat laen biasanya ada ya..yahh sudahlah berarti termasuk sama kenderaanlah itu jawabku...Lohh kok agak sepi ya...dan sepertinya kayak dulu-dulu juga, tak ada perobahan, malah tak ada turis bule nya,.  
bersamaan dengan maksud mencari lokasi pemberhentian kenderaan..saya mengikuti kenderaan rekan-rekan berhenti disuatu lokasi dekat gerbang masuk untuk istirahat dan duduk-duduk, kata rekan yang mobil depan menyampaikan "ternyata ngak gratis loh, padahal ada plang diatas kayaknya sih untuk umum", jadi intinya harus membeli sesuatu atau bayar/sewa tempatnya...ada pengunjung lain (tak saya kenal) bercerita ada ibu dan bapak-bapak tua sepertinya preman disitu kalau bicara nada dan perkataan bahkan wajahnya pun "sadis" banget loh..(hehehe sayang sekali cari rezeki kok tak ada ramahnya pikirku),..ohh begitu ya?..  lalu setelah orang tersebut berlalu,saya bisikan ke istri saya sudahlah gak apa-apa kan tidak bicara ke kita, mungkin memang ADAB nya ornag sini begitu (hehehe).
Monkey juga bisa marah!
Setelah itu sambil duduk-duduk saya melihat dan mendengar para pengunjung disekitar itu ditawari berbagai pengasong cendera mata, hingga tawaran naik kapal ferry ke pulau samosir, dengan tarif sewa Rp. 900.000,- perkapal, orang di meja lain mencoba menawar, rupanya tidak boleh menawar lagi dan (ssst...! ada yg hanya pake singlet,ada pake kaos oblong yang kain lengannya dipotong, dan tak tanpa senyum. ),.

Dari pada berlama-lama disitu dengan orang yang tidak kenal cabut ah,, tak lama saya diberitahu : "naik dari (......)aja om lebih murah" (katanya)...wow good info! "setelah membayar lapak istirahat" langsung saya sambutlah dengan cepat ntar keburu siang saya teruslah bergerak ke lokasi yang "dibisikan" tadi.., kenderaan mulai bergerak datanglah sang juru parkir tua..dan berkata Limaribu bang! (Rp.5.000,-).disinipun tak ada tawar lagi ya canda saya hahaha..memang biasa segitu pak! kata nya. dalam pikiran saya baru sebentar aja dah lima ribu rupiah (emangnya berapa retribusi resmi parkirnya ya?) padahal posisinya ketika itu sebelah pintu masuk yang tadi (baru saja) sudah dikenakan bayar limabelasriburupiah tanpa karcis lagi..wadohh jangankan turis asing,turis lokal bisa terkaget-kagetlah (meski kadang orang bukan mempermasalahkan jumlah duitnya sih) ...Lalu kami bergerak menuju kapal penyeberangan laen, benar saja lebih terjangkau, dan sambutannya lumayan. dengan paket tujuan ke lokasi batu gantung lalu tomok pulau samosir pulang balik tarifnya Rp. 25 000,- org dewasa dan dua anak dihitung satu kemudian kenderaan dikenakan biaya parkir Rp. 20 ribu rupiah.

Setelah agak penuh kapal (ferry) pun bergerak sesuai haluannya...barulah kelihatan "agak" terasa asyik..apalagi kru kapal ferry nya anak-anak muda lumayan ramah baik ucapan dan sikapnya (menurut saya dan keluarga..ntah dengan yg lain)...Alhamdulillah...saya rasa sebaiknya memang semua bisa menjaga sikap yang benar..jadi kalau boleh dibilang ni intinya dalam "bertanya" atau pun "menawarkan jasa" "TAMPANG bisa saja SERAM TAPI SIKAP HARUS BERTEMAN", Huahahaha. ternyata terbukti tidak selalu benar yang tua itu lebih BIJAKSANA! nyatanya anak-anak muda ini, lebih santun...bisa diajak ngobrol.

Pemuda setempat kelompok "pengurus" kapal 
JADI SEBAIKNYA APABILA KITA HENDAK MENGUNJUNGI SUATU TEMPAT TIDAK ADA SALAHNYA BERTANYA KE TEMAN, KERABAT ATAU MENCARI INFORMASI DULU TENTANG SITUASI DAN KONDISI TEMPAT YANG AKAN KITA KUNJUNGI salah pilih tempat jadi tidak asik! bisa terombang-ambing... karena LAIN LUBUK LAIN IKANNYA!! hahaha.."ayo mari-mari silahkan datang ke DANAU TOBA yang indah bang,..besok-besok ajak saudara dan teman lebih banyak lagi....(beliau menyapa didepan kamera)*. 
Pemuda setempat melambaikan tangan sambil menyapa *


Bpk. Soekarno pernah diasingkan disini
diajak Menari SIGALE-GALE























 














baca juga di hr 
http://sumatra.bisnis.com/read/20141225/21/53829/okupansi-hotel-di-danau-toba-rendah-akibat-warga-penjorok


MENGUJI SKILL DENGAN mOTOR 

http://cintaperkebunan.blogspot.com/2014/11/event-petualang-xtrim-iv-di-samosir.html

PJR POLDA SUMUT dan XTRIM INDONESIA -Medan : 

Sambut- lepas peserta eXpeDiTioN TrAcK GoNdoRuwO

XTRIM MEDAN : Sukses Gelar Medan Adventure Xtrim eXpedition (MAXX)

NGE-TRAIL bareng Xtrim indonesia

AUTOLOGY EXTRIM Sumatera eXpedition 3 Medan


didukung oleh :
for those of you who need a guide or a guide to tourist attractions or historic sites in North Sumatra or want another sensation by using a motorcycle enduro adventure? Please connect THE ORANGE mobile phone 081397510928 (short message or call)

voor degenen onder u die een gids of een gids voor toeristische attracties of historische plekken in Noord-Sumatra een andere sensatie willen of nodig hebben door het gebruik van een motorfiets enduro avontuur? Sluit DE ORANJE mobiele telefoon 081397510928 (kort bericht of oproep)

Für diejenigen unter Ihnen, einen Führer oder einen Führer zu den Sehenswürdigkeiten oder Freizeitangeboten in North Sumatra brauchen oder wollen ein anderes Gefühl, indem Sie ein Motorrad Enduro-Abenteuer? Bitte schließen Sie die orangefarbene Handy 081397510928 (Kurzmitteilung oder Anruf)


para aquellos de ustedes que necesitan un guía o una guía de lugares de interés turístico o de los sitios históricos en el norte de Sumatra o quiere otra sensación utilizando una aventura enduro moto? Conecte el teléfono móvil NARANJA 081397510928 (mensaje corto o llamada)


 สำหรับบรรดาผู้ที่ต้องการคำแนะนำหรือคำแนะนำเกี่ยวกับสถานที่ท่องเที่ยวหรือแหล่งท่องเที่ยวทางประวัติศาสตร์ในภาคเหนือของเกาะสุมาตราหรือต้องการความรู้สึกอื่นโดยใช้รถจักรยานยนต์ผจญภัย Enduro? โปรดเชื่อมต่อโทรศัพท์มือถือ Orange 081397510928 (ข้อความสั้นหรือโทร)


för dig som behöver en guide eller en guide till turistattraktioner eller historiska platser i norra Sumatra eller vill ha en annan känsla med hjälp av en motorcykel enduro äventyr? Anslut DEN ORANGE mobiltelefon 081397510928 (kort meddelande eller samtal)

resume :
After reaching the city gates to the tourist sites Parapat Lake Toba, greeted several men lined up and then the other straight up with a preliminary asking "how many people sir?" my mind said "he asked bill entry fees ya" .. then I said "two adults, two children" then he replied Rp. 15.000, - (fifteen thousand) .. and put something in the rearview right ... then, .. please the sir! .. While the way my wife asked per person how ya?. I replied I do not know nobody gives a ticket tuh kayak others are usually no ya..yahh come on the same vehicle means including the one that I said ... Lohh really rather quiet yes ... and it seems like people used also, there is no change, not even no its Western tourists,.
From the lingering end via "THE ORANGE" ..menunjuk right to say: "rose from (......) wrote cheaper" (he says) ... wow "after paying the palm rest" I welcome the direct Myspace fast trigger-afternoon would keep moving to a location that had whispered .., vehicle starts moving savior came parkir..dan said five thousand bang! (5,000, -). Here was no bargain - bid again hahaha .. my mind only briefly aja dah said five thousand dollars (emang her how official retribution parking huh?) When its position when it is next to the entrance of the earlier (just) been subjected to pay fifteen thousand dollars without a ticket lagi..wadohh ter shocked - shocked the one ha ha ha ... Then we move towards the ferry laen, really just more affordable, and speech passable (no rude and not so spooky ) .. with the packet to the destination location of the hanging rock Tomok samosir island home behind a rate of Rp. 25 000, - adults and two children org calculated one.

After a rather full ferry was moving according bow ... then look "somewhat" feels asyik..apalagi his crew ferry tolerable good friendly speech and attitude (especially to me and family) ... Thank God ... so it looks like I might ni say essentially that in offering services "look SERAM BUT MAY HAVE ATTITUDE FRIEND", Hahahaha. yes please laen other bottom fish! maybe because I recently visited again after approximately 15 years ago.





























































































































































































































No comments:

cari apa aja di OLX

Sponsor By :

TEMBAKAU DELI

Hobies

Momentum

DIREKSI PTPN 2012

Dirut PTPN I Wargani Direktur:Ramadhan Ismail Direktur:Abdul Mukti Nasution Direktur:Amrijal Direktur:Husni Ibrahim Dirut PTPN II Bhatara Moeda Nasution Direktur:Naif Ali Dahbul Direktur:Wisnu Budi Direktur:Komaruzaman Direktur:Hakim Bako Dirut PTPN III Megananda Daryono Direktur:Kusumandaru Direktur:Bagas Angkasa Direktur:Balaman Tarigan Direktur:Nurhidayat Direktur:Erwan Pelawi Direktur:Rahmad Prawirakusumah Dirut PTPN IV Erwin Nasution Direktur:Ahmad Haslan Saragih Direktur:Andi Wibisono Direktur:Setia Dharma Sebayang Direktur:Memet Dirut PTPN V Fauzi Yusuf Direktur:Suharjoko Direktur:Pontas Tambunan Direktur:Samsul Rizal Direktur:Berlino Mahendra Dirut PTPN VI Iskandar Sulaiman Direktur:Fahrur Razi Lubis Direktur:Ahmad Karimuddin Direktur:Arfinaldi Direktur:Nasulian Arifin Dirut PTPN VII Boyke Budiman Direktur:M. Nasir Direktur:Agus Rianto Direktur:Rafael Sibagariang Direktur:Budi Santoso Dirut VIII Dadi Sunardi Direktur:Irwan Abdul Direktur:Rahman Lubis Direktur:Dikdik Koesandi Direktur:Rahman Slamat Dirut IX Adi Prasongko Direktur:Slamat Purwadi Direktur:Natsir Tarigan Direktur:Ishak Direktur:Hanung Dirut X Subiyono Direktur:Doli P. Pulungan Direktur:Tarsisius Sudarianto Direktur:Mhd Sultan Direktur:Joko Sanioso Dirut XI Andi Punoko Direktur:Titis Adji Direktur:Burhan Chatib Direktur:Budi Hidayat Direktur:Eri Iswadi Dirut XII Singgih Irwan Basri Direktur:Sugeng Budiraharjo Direktur:Bambang Wijanarko Direktur:Sahala Hutasoit Direktur:Swarno Dirut XIII Baim Rachman Direktur:Sunardi Direktur:Anang Direktur:Umar Direktur:Pandapotan Girsang Dirut XIV Budi Purnomo Direktur:Amirullah Haris Direktur:Rispan Adi Adris Direktur:Mardianto Dirut RNI Persero Ismed Hasan Putro.