Quote:
dokumentasi "VERSI" elektronik-ku ini bermaksud membiasakan menggunakan " LESS PAPER " ,serta "PENGHORMATAN ATAS KEBEBASAN BERPENDAPAT,BEREKSPRESI,& BERKREASI," utk menyampaikan informasi,dalam "AKTIVITAS HARIAN".. beberapa "ada" yang dikutip dari berbagai sumber yang *inspiratif* jika ada yg kurang berkenan mohon dimaklumi,jika berminat utk pengembangan BloG ini silahkan kirim via email. mrprabpg@gmail.com...Thank's All Of You

running text

Search This Blog

sudah lihat yang ini (klik aja)?

Wednesday, July 17, 2013

Ribuan Tanaman Tembakau di Jember Mati

JEMBER : Sedikitnya 1.055 hektare tanaman tembakau di Jember, Jawa Timur, mati sejak awal hingga pertengahan Juli 2013. Tim Dinas Perkebunan dan Kehutanan Jember menyatakan, tanaman tembakau mati akibat hujan yang masih kerap turun hingga Juli. "Memang di luar perkiraan, bulan ini seharusnya kering, malah sering hujan deras,"kata Kepala Perkebunan dan Kehutanan Jember Masykur, Selasa (16/7/2013).

Sejak Mei hingga Juni, tanaman tembakau milik petani Jember tersisa seluas 9.037 hektare. Saat ini tembakau yang paling banyak layu dan mati adalah tembakau jenis Kasturi, yakni 824 hektare. Tanaman tembakau jenis Besuki Na Oogst Tanam Awal (BesNOTA) yang rusak dan mati 413 hektare. "Sisanya tembakau jenis 'white burley' yang mati seluas 18 hektare."

Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Jember Hendro Handoko mengakui, saat ini ribuan petani tembakau Jember kewalahan berjibaku dengan tanaman, iklim, dan cuaca yang tidak menentu. Kondisi serupa, kata dia, juga dialami petani tembakau di kota lain, seperti Probolinggo dan Madura. "Tahun ini tahun duka petani tembakau."

Akibatnya, kata Hendro, banyak petani tembakau yang putar haluan menanam sayur-mayur dan padi. Apalagi petani sudah menghabiskan banyak biaya untuk mengganti lagi tanaman yang mati sebanyak tiga hingga lima kali. "Sekarang bibit tembakau susah didapat, sedangkan harga sayur naik. Terutama cabe."
APTI meminta pemerintah lebih serius memperhatikan ribuan petani tembakau yang sedang merugi dengan memberikan bantuan dan pelatihan yang menggunakan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBH-CHT). Pasalnya, bukan tidak mungkin kerugian petani atau banyaknya tanaman tembakau yang mati, akan membuat tembakau luar negeri menghujani pasar dalam negeri. "Stok tembakau dalam negeri kurang. Kalaupun ada kebanyakan kualitasnya turun. Ini pasti jadi alasan impor." (tribunnews)

cari apa aja di OLX

Sponsor By :

TEMBAKAU DELI

Hobies

Momentum