Quote:
dokumentasi "VERSI" elektronik-ku ini bermaksud membiasakan menggunakan " LESS PAPER " ,serta "PENGHORMATAN ATAS KEBEBASAN BERPENDAPAT,BEREKSPRESI,& BERKREASI," utk menyampaikan informasi,dalam "AKTIVITAS HARIAN".. beberapa "ada" yang dikutip dari berbagai sumber yang *inspiratif* jika ada yg kurang berkenan mohon dimaklumi,jika berminat utk pengembangan BloG ini silahkan kirim via email. mrprabpg@gmail.com...Thank's All Of You

running text

Search This Blog

sudah lihat yang ini (klik aja)?

Friday, July 5, 2013

Petani Kakao Mulai Beralih ke Kelapa Sawit

Medan. Serangan hama dan penyakit  tanaman menjadi bencana yang sangat menyakitkan bagi para petani. Akibat serangan hama, petani rugi bahkan terancam gagal panen.
Seperti tanaman kakao (coklat) yang banyak diserang hama pengerek batang kakao (PBK). Tingginya serangan hama tersebut membuat petani kakao menukar jenis tanamannya ke komoditas perkebunan lainnya, seperti kelapa sawit.

Kepala Bidang Produksi Dinas Perkebunan Sumatera Utara (Disbun Sumut) Herawati, kepada MedanBisnis, Kamis (4/6) di Medan mengatakan, keputusan petani kakao mengkonversi perkebunannya ke kelapa sawit bukan karena kelapa sawit lebih menjanjikan keuntungan yang lebih tinggi, namun lebih karena serangan hama. "Jadi, bukan karena harga. Soalnya harga perkebunan baik kakao ataupun sawit fluktuatif, hari ini bisa tinggi esok bisa saja rendah,"ungkapnya.

Saat ini kata dia, daerah penyumbang terbesar hasil perkebunan kakao di Sumut yakni Kabupaten yaitu Mandailing Natal (Madina), Simalungun, dan Langkat.  "Dulu Kabupaten Asahan adalah penyumbang terbesar untuk perkebunan kakao, tapi sekarang disanalah yang banyak dikonversikan ke kelapa sawit," terang Herawati.

Untuk itu, Herawati mengimbau para petani dan pengusaha perkebunan kakao agar melakukan budidaya kakao dan melakukan sanitasi guna mencegah serangan hama dan penyakit.  ( cw 02)/MB
Jumat, 05 Jul 2013 07:30 WIB

cari apa aja di OLX

Sponsor By :

TEMBAKAU DELI

Hobies

Momentum