Quote:
dokumentasi "VERSI" elektronik-ku ini bermaksud membiasakan menggunakan " LESS PAPER " ,serta "PENGHORMATAN ATAS KEBEBASAN BERPENDAPAT,BEREKSPRESI,& BERKREASI," utk menyampaikan informasi,dalam "AKTIVITAS HARIAN".. beberapa "ada" yang dikutip dari berbagai sumber yang *inspiratif* jika ada yg kurang berkenan mohon dimaklumi,jika berminat utk pengembangan BloG ini silahkan kirim via email. mrprabpg@gmail.com...Thank's All Of You

running text

Search This Blog

sudah lihat yang ini (klik aja)?

Friday, December 28, 2012

Kenaikkan UMP 2013, Hanya Mengurangi Profit Pengusaha

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan kenaikan UMP 2013 hanya mengurangi keuntungan pengusaha.
"Saya menduga yang dimaksud dengan kata-kata memberatkan itu adalah profit margin (keuntungan) mereka turun. Misalnya sebelum kenaikan upah profit margin mereka 5% tetapi menjadi 2% karena kenaikan upah 40%," katanya di Jakarta, Kamis (27/12/2012).
Said berpendapat kenaikan UMP tidak ada kaitannya dengan kemampuan dan produktivitas perusahaan. "Menurut ILO, yang namanya UMP itu tidak ada kaitannya dengan kemampuan dan produktivitas perusahaan. Upah itu diukur untuk melihat kondisi makro ekonomi," ungkap Said.
Berdasarkan versi Bappenas lanjutnya, lapangan pekerjaan sangat dipengaruhi oleh 4 variabel yaitu inflasi, pertumbuhan ekonomi, kenaikan UMP, dan kemajuan teknologi. Ia memberikan contoh menurutnya jika upah minimum naik X rupiah berarti pertumbuhan ekonominya negatif dan pasti tidak tercipta lapangan kerja.
"Tetapi sebaliknya misalnya upah minimum naik Rp50 ribu dan pertumbuhan ekonomi 7 persen, pasti akan tercipta lapangan pekerjaan," ungkanya.
Bank Dunia merilis setiap kenaikan Upah minimum 10-20 persen di Indonesia akan terjadi pengurangan 1 persen penyerapan lapangan kerja jika tidak ada pertumbuhan ekonomi.
"Tapi anda lihat menurut Bappenas setiap 1 persen pertumbuhan ekonomi akan terserap 300 ribu pekerja baru, walaupun faktanya hanya 200 ribu. Jika pertumbuhan ekonomi kita 6,3% berarti kan ada 1,3 juta serapan jumlah tenaga kerja," imbuhnya. (Iskandar)

sumber : http://citraindonesia.com/sssttt-presiden-kspi-gentelman/said-iqbal-250/

cari apa aja di OLX

Sponsor By :

TEMBAKAU DELI

Hobies

Momentum