Quote:
dokumentasi "VERSI" elektronik-ku ini bermaksud membiasakan menggunakan " LESS PAPER " ,serta "PENGHORMATAN ATAS KEBEBASAN BERPENDAPAT,BEREKSPRESI,& BERKREASI," utk menyampaikan informasi,dalam "AKTIVITAS HARIAN".. beberapa "ada" yang dikutip dari berbagai sumber yang *inspiratif* jika ada yg kurang berkenan mohon dimaklumi,jika berminat utk pengembangan BloG ini silahkan kirim via email. mrprabpg@gmail.com...Thank's All Of You

running text

Search This Blog

sudah lihat yang ini (klik aja)?

Tuesday, July 10, 2012

Perusahaan di KIM Bangun PLTU Cangkang Sawit

Medan. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik meresmikan dua unit Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Biomassa masing-masing berkapasitas 15 MW milik PT Growth Asia di Kawasan Industri Medan (KIM) 3, Medan, Sumatera Utara. Perusahaan ini di bawah manajemen usaha Growth Steel Group (GSG) dengan bisnis inti industri baja terintegrasi.
Foto: TINJAU PLTU BIOMASSA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik dan rombongan saat meninjau fasilitas PLTU Biomassa di KIM 3 Medan, Senin, 9 Juli 2012. (medanbisnis/cf02)
PLTU Biomassa 2 x 15 MW ini dibangun pada 2011 dan menggunakan bahan bakar dari energi terbarukan, yaitu cangkang sawit, sekam padi, tongkol jagung dan serbuk kayu (waste to energy).
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik, memuji PLTU Biomassa tersebut, tetapi dia mengemukakan harga pembangkit listrik yang menggunakan sampah akan dibeli lebih mahal di atas harga pembangkit yang menggunakan biomassa."Saya akan keluarkan kepmen terbaru agar sampah-sampah bisa dimanfaatkan. Dan saya menyarankan agar walikota atau gubernur yang akan melakukan kampanye memiliki visi dan misi dalam memanfaatkan sampah sebagai bahan pembangkit listrik," ujarnya di Medan, Senin (9/7).

Namun sebelum mencanangkan memberdayagunakan pembangkit listrik berbahan dari sampah, Jero Wacik mengatakan, pembangunan PLTU Biomassa ini juga merupakan salah satu tujuan pemerintah dalam meningkatkan ketahanan energi dan kemandirian energi sekaligus mampu mengurangi emisi gas rumah kaca. "Biomassa merupakan bagian dari energi terbarukan atau energi bersih. Sehingga melalui peningkatan pembangunan PLTU Biomassa akan mempercepat pembangunan energi berkelanjutan," jelasnya.

Dia mengatakan harga daya listrik yang berasal biomassa sudah dinaikkan dari Rp 600 per KWH menjadi Rp 975 per KWH. Pembangunan PLTU Biomassa ini, katanya, dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan sendiri dengan menggunakan cangkang kelapa sawit, sekam padi, tongkol jagung, dan serbuk kayu. Namun, lanjutnya, daya yang dihasilkan melebihi kebutuhan (excess power) sehingga ada kelebihan 20 MW dan dijual  ke PT. PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara.

Dia menambahkan, sampai Juni 2012, total daya listrik yang telah dijual oleh Growth Steel Group melalui PT Growth Sumatera Industry dan PT Growth Asia ke PLN sebesar 35 MW dari total 60 MW dengan harga rata-rata solar industri Rp 10.000 per liter serta harga tenaga listrik Rp 9.75 per kWh sesuai dengan Permen ESDM Nomor 4 Tahun 2012. "Dengan demikian keberadaan PLTU Biomassa milik Growth Steel Goup telah menghasilkan penghematan sebesar Rp 621 miliar per tahun," ujarnya.

Jero menambahkan pembangunan PLTU Biomassa ini juga diharapkan meningkatkan harga lokal cangkang kelapa sawit karena akan dibutuhkan sebagai bahan bakar. Saat ini harga cangkang kelapa sawit dihargai Rp 550 per kilo, sedangkan jika diekspor hanya Rp 300 per kilo. Jadi, tegasnya, jika harga di lokal saja sudah bagus tidak perlu lagi cangkang kelapa sawit itu diekspor ke luar.

"Propinsi Sumut memiliki limbah biomassa yang cukup besar yang terdapat di perkebunan kelapa sawit. Sehingga dengan adanya PLTU Biomassa milik Growth Steel Group ini diharapkan akan mendorong investor lainnya membangun PLTU biomassa sejenis dan akhirnya akan membantu menambah pasokan listrik di Sumut," paparnya.

Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk, Jahja Setiaatmadja mengatakan pihaknya  hingga saat ini menjadi bagian dari pendanaan di seluruh pembangkit biomassa yang dibangun oleh Growth Steel Goup dengan komitmen total 7815 MW. Dia mengatakan hal tersebut merupakan imbauan Bank Indonesia untuk memberikan pendanaan terutama pada hal yang bersifat terbarukan (green financing)."Dana untuk pembangunan PLTU Biomassa yang saat ini diluncurkan Rp 375 miliar. Total pembangkit di PT Growth ini ada 7 biaya yang sudah  sebesar  Rp 517 miliar. (ramita harja)/MB

cari apa aja di OLX

Sponsor By :

TEMBAKAU DELI

Hobies

Momentum