Quote:
dokumentasi "VERSI" elektronik-ku ini bermaksud membiasakan menggunakan " LESS PAPER " ,serta "PENGHORMATAN ATAS KEBEBASAN BERPENDAPAT,BEREKSPRESI,& BERKREASI," utk menyampaikan informasi,dalam "AKTIVITAS HARIAN".. beberapa "ada" yang dikutip dari berbagai sumber yang *inspiratif* jika ada yg kurang berkenan mohon dimaklumi,jika berminat utk pengembangan BloG ini silahkan kirim via email. mrprabpg@gmail.com...Thank's All Of You

running text

Search This Blog

sudah lihat yang ini (klik aja)?

Friday, December 20, 2013

Ekspor Produk Pertanian dan Perkebunan Naik Tipis

Medan. Realisasi ekspor produk pertanian dan perkebunan Sumatera Utara (Sumut) periode Januari-November 2013 berdasarkan Surat Keterangan Asal (SKA) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) tercatat senilai US$4,26 miliar dengan volume 4.930.000 ton. Nilai ekspor pada tahun ini naik tipis 1,31% dibandingkan periode yang sama di tahun 2012 senilai US$4,20 miliar. Sementara volume ekspor naik sebesar 25,9% dibandingkan periode Januari-November 2012 yang tercatat sebesar 3.910.000 ton.
"Meski kecil, namun kenaikan ekspor pertanian ini didorong mulai membaiknya kinerja ekspor beberapa produk unggulan. Hal ini karena buyer (pembeli) melakukan penambahan permintaan karena untuk stok akhir tahun. Namun volumenya memang tidak terlalu besar sehingga kenaikannya masih kecil," kata Kepala Seksi Ekspor Hasil Pertanian dan Pertambangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumut Fitra Kurnia, di Medan, Kamis (19/12).

Dipaparkannya, realisasi ekspor minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) mencapai US$2,95 miliar dan volume 4.300.000 ton atau naik 5,07% dibanding periode yang sama tahun 2012 yang hanya sebesar US$2,81 miliar dan volume 3.480.000 ton. Selanjutnya, ekspor karet mencapai US$558,74 juta dan volume sebesar 217.560 ton atau turun 9,72% dibandingkan tahun lalu yang senilai US$618,93 juta. Sementara itu, ekspor produk biji kopi arabika tercatat sebanyak 57.160 ton dengan nilai US$235,18 juta atau turun 30,9% dibandingkan tahun lalu senilai US$340,55 juta.

"Produk lain yang mengalami peningkatan nilai adalah bubuk teh hitam sebesar 18,6 persen dengan nilai US$4,46 juta, kopi instan naik 13,8% menjadi US$11,3 juta, dan rempah-rempah juga naik 16,35% menjadi US$12,14 juta. Namun kenaikan ini juga belum mampu mendorong ekspor pertanian dan perkebunan Sumut secara keseluruhan," kata Fitra.

Disebutkannya, produk kakao (cokelat) yang diharapkan meningkat justru turun sebesar 2,38% dimana nilanya menjadi US$65,9 juta, lalu produk biji pinang turun 26,9% menjadi US$7,27 juta, dan produk minyak nilam turun 2,18% menjadi US$52,9 juta.

"Secara umum, buyer (pembeli) terutama dari Amerika Serikat (AS), negara-negara di Eropa dan Asia seperti China, Jepang, India dan Singapura, memang masih memangkas pembelian karena masih dipengaruhi perekonomian global yang belum recovery. Namun, dengan adanya sejumlah negara yang meningkatkan produksi pabriknya di akhir tahun dan awal tahun, diharapkan ekspor Sumut akan mulai membaik. Karena di awal tahun, pabrik akan menggenjot produksinya," lanjut Fitra.

Sementara itu, Sekretaris Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Sumut Sofyan Subang, mengatakan, sektor pertanian dan perkebunan diharapkan bisa menyumbang devisa besar bagi Sumut. "Terutama CPO dan karet. Permintaan dua produk ini masih cukup tinggi. Begitupun, kita juga harus memikirkan hilirisasi industri supaya bisa menghasilkan produk bernilai tambah.

Sayangnya, sampai sekarang, pengembangannya masih belum terlihat di Sumut," ujarnya.
Terkait kondisi ekspor di tahun depan, Sofyan memperkirakan kondisinya tidak akan jauh berbeda dengan tahun 2013. "Selama ini kan tujuan ekspor kita ke AS, Eropa dan Asia, terutama Jepang dan China. Jadi saat perekonomian mereka terganggu otomatis memengaruhi daya beli komoditas Sumut. Karena itu, perkirakan di tahun depan masih akan sama dengan tahun ini. Namun tetap diharapkan akan ada perbaikan, paling tidak di triwulan II-2014," katanya. (elvidaris simamora)

 http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2013/12/20/69010/ekspor_produk_pertanian_dan_perkebunan_naik_tipis/#.Urh61fu2JoM

cari apa aja di OLX

Sponsor By :

TEMBAKAU DELI

Hobies

Momentum

DIREKSI PTPN 2012

Dirut PTPN I Wargani Direktur:Ramadhan Ismail Direktur:Abdul Mukti Nasution Direktur:Amrijal Direktur:Husni Ibrahim Dirut PTPN II Bhatara Moeda Nasution Direktur:Naif Ali Dahbul Direktur:Wisnu Budi Direktur:Komaruzaman Direktur:Hakim Bako Dirut PTPN III Megananda Daryono Direktur:Kusumandaru Direktur:Bagas Angkasa Direktur:Balaman Tarigan Direktur:Nurhidayat Direktur:Erwan Pelawi Direktur:Rahmad Prawirakusumah Dirut PTPN IV Erwin Nasution Direktur:Ahmad Haslan Saragih Direktur:Andi Wibisono Direktur:Setia Dharma Sebayang Direktur:Memet Dirut PTPN V Fauzi Yusuf Direktur:Suharjoko Direktur:Pontas Tambunan Direktur:Samsul Rizal Direktur:Berlino Mahendra Dirut PTPN VI Iskandar Sulaiman Direktur:Fahrur Razi Lubis Direktur:Ahmad Karimuddin Direktur:Arfinaldi Direktur:Nasulian Arifin Dirut PTPN VII Boyke Budiman Direktur:M. Nasir Direktur:Agus Rianto Direktur:Rafael Sibagariang Direktur:Budi Santoso Dirut VIII Dadi Sunardi Direktur:Irwan Abdul Direktur:Rahman Lubis Direktur:Dikdik Koesandi Direktur:Rahman Slamat Dirut IX Adi Prasongko Direktur:Slamat Purwadi Direktur:Natsir Tarigan Direktur:Ishak Direktur:Hanung Dirut X Subiyono Direktur:Doli P. Pulungan Direktur:Tarsisius Sudarianto Direktur:Mhd Sultan Direktur:Joko Sanioso Dirut XI Andi Punoko Direktur:Titis Adji Direktur:Burhan Chatib Direktur:Budi Hidayat Direktur:Eri Iswadi Dirut XII Singgih Irwan Basri Direktur:Sugeng Budiraharjo Direktur:Bambang Wijanarko Direktur:Sahala Hutasoit Direktur:Swarno Dirut XIII Baim Rachman Direktur:Sunardi Direktur:Anang Direktur:Umar Direktur:Pandapotan Girsang Dirut XIV Budi Purnomo Direktur:Amirullah Haris Direktur:Rispan Adi Adris Direktur:Mardianto Dirut RNI Persero Ismed Hasan Putro.