Quote:
dokumentasi "VERSI" elektronik-ku ini bermaksud membiasakan menggunakan " LESS PAPER " ,serta "PENGHORMATAN ATAS KEBEBASAN BERPENDAPAT,BEREKSPRESI,& BERKREASI," utk menyampaikan informasi,dalam "AKTIVITAS HARIAN".. beberapa "ada" yang dikutip dari berbagai sumber yang *inspiratif* jika ada yg kurang berkenan mohon dimaklumi,jika berminat utk pengembangan BloG ini silahkan kirim via email. mrprabpg@gmail.com...Thank's All Of You

running text

Search This Blog

sudah lihat yang ini (klik aja)?

Thursday, December 19, 2013

wADuhh.. TAMBAHAN Bikin Resah Pengusaha !!

 Selain Kenaikan Upah dan Listrik, Ini yang Bikin Resah Pengusaha....
Jakarta. Kalangan pengusaha mengkhawatirkan Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan (BI rate) yang saat ini sebesar 7,5%. pengusaha juga resah dengan kenaikan upah buruh dan tarif dasar listrik (TDL) tahun depan. Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi mengatakan kenaikan suku bunga diprediksi terjadi dalam waktu dekat. Sebagai bentuk antisipasi dari penarikan stimulus oleh Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Fed.


"Ini kita perkirakan bunga itu akan naik lagi. Itu mempengaruhi bunga kredit. Nah sekarang itu kan 10%-15%. Kalau itu naik lagi mampu nggak kita bayar itu sebegitu tinggi. Kita susah jadinya," ujar Sofjan di Gedung Permata, Kuningan, Jakarta, Kamis (19/12/2013)

Saat ini dengan suku bunga kredit yang tinggi, Sofjan mengaku pengusaha sudah cukup terbebani. Menurut Sofjan, biaya akibat bunga itu sangat tinggi sekali.

"Kalau naik lagi itu susah kita. Karena cost untuk bunga itu sangat tinggi sekali," ujarnya.

Akan tetapi menurut Sofjan kebijakan dari BI memang harus dilakukan. Meskipun kebijakan moneter bukanlah hal utama yang harus dilakukan.

"Kalau suku bunga naik, bunga kredit naik. Itu kan harga barang jadi naik. Nah inflasi lagi, naikkan bunga, inflasi lagi. Begitu saja terus," ungkap Sofjan. (dtf)  

kutipan:  http://mdn.biz.id/n/68943/

cari apa aja di OLX

Sponsor By :

TEMBAKAU DELI

Hobies

Momentum

DIREKSI PTPN 2012

Dirut PTPN I Wargani Direktur:Ramadhan Ismail Direktur:Abdul Mukti Nasution Direktur:Amrijal Direktur:Husni Ibrahim Dirut PTPN II Bhatara Moeda Nasution Direktur:Naif Ali Dahbul Direktur:Wisnu Budi Direktur:Komaruzaman Direktur:Hakim Bako Dirut PTPN III Megananda Daryono Direktur:Kusumandaru Direktur:Bagas Angkasa Direktur:Balaman Tarigan Direktur:Nurhidayat Direktur:Erwan Pelawi Direktur:Rahmad Prawirakusumah Dirut PTPN IV Erwin Nasution Direktur:Ahmad Haslan Saragih Direktur:Andi Wibisono Direktur:Setia Dharma Sebayang Direktur:Memet Dirut PTPN V Fauzi Yusuf Direktur:Suharjoko Direktur:Pontas Tambunan Direktur:Samsul Rizal Direktur:Berlino Mahendra Dirut PTPN VI Iskandar Sulaiman Direktur:Fahrur Razi Lubis Direktur:Ahmad Karimuddin Direktur:Arfinaldi Direktur:Nasulian Arifin Dirut PTPN VII Boyke Budiman Direktur:M. Nasir Direktur:Agus Rianto Direktur:Rafael Sibagariang Direktur:Budi Santoso Dirut VIII Dadi Sunardi Direktur:Irwan Abdul Direktur:Rahman Lubis Direktur:Dikdik Koesandi Direktur:Rahman Slamat Dirut IX Adi Prasongko Direktur:Slamat Purwadi Direktur:Natsir Tarigan Direktur:Ishak Direktur:Hanung Dirut X Subiyono Direktur:Doli P. Pulungan Direktur:Tarsisius Sudarianto Direktur:Mhd Sultan Direktur:Joko Sanioso Dirut XI Andi Punoko Direktur:Titis Adji Direktur:Burhan Chatib Direktur:Budi Hidayat Direktur:Eri Iswadi Dirut XII Singgih Irwan Basri Direktur:Sugeng Budiraharjo Direktur:Bambang Wijanarko Direktur:Sahala Hutasoit Direktur:Swarno Dirut XIII Baim Rachman Direktur:Sunardi Direktur:Anang Direktur:Umar Direktur:Pandapotan Girsang Dirut XIV Budi Purnomo Direktur:Amirullah Haris Direktur:Rispan Adi Adris Direktur:Mardianto Dirut RNI Persero Ismed Hasan Putro.