Quote:
dokumentasi "VERSI" elektronik-ku ini bermaksud membiasakan menggunakan " LESS PAPER " ,serta "PENGHORMATAN ATAS KEBEBASAN BERPENDAPAT,BEREKSPRESI,& BERKREASI," utk menyampaikan informasi,dalam "AKTIVITAS HARIAN".. beberapa "ada" yang dikutip dari berbagai sumber yang *inspiratif* jika ada yg kurang berkenan mohon dimaklumi,jika berminat utk pengembangan BloG ini silahkan kirim via email. mrprabpg@gmail.com...Thank's All Of You

running text

Search This Blog

sudah lihat yang ini (klik aja)?

Thursday, October 20, 2011

Produk unggulan perkebunan & pertanian Sumatera Utara

POTENSI PRODUK PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
Sumatera Utara
Oleh : Prabudi G

Sektor pertanian dan perkebunan masih idola dan unggulan bagi Indonesia, dengan wilayah yang luas masih bisa lebih diberdayakan asal jangan salah urus. Salah satu propinsi yang sudah ratusan tahun penghasil devisa dari komoditas perkebunan adalah Sumatera Utara yang sudah menjadi-kan daerah ini sangat dikenal di pasar lokal maupun Internasional.
Foto : Prabudi G (PTPN II batang Kuis)
Produk-produk unggulan perkebunan & pertanian Sumatera Utara seperti :
-        Tembakau Deli
-        Kelapa Sawit (CPO)
-        Karet mentah/karet olahan
-        Coklat (Kakao)
-        Kopi
-        Minyak Atsiri, dsb

Dari data Dinas Perindustrian dan perdagangan Propinsi Sumatera Utara memiliki program perluasan areal komoditas tersebut untuk keperluan ekspor.
-        luas lahan perkebunan tanaman sawit mencapai 1.023.000 Ha akan mengadakan perluasan lahan sebesar 20.000 hektar lagi.
-        luas lahan perkebunan tanaman karet 2009 512.000 Ha. diupayakan bertambah 6.000 hektar lagi.
-        luas lahan perkebunan tanaman kakao (coklat) 86.000 Ha. Akan diperluas sekitar 2.500 hektar lagi.
-        luas lahan perkebunan kopi  81.000 Ha akan ditambah sektar 2000-an hektar lagi.
-        luas lahan perkebunan tanaman kelapa 120.000 Ha. Akan diperluas 15.000 hektar.     

Berbagai komoditas perkebunan yang akan difokuskan untuk perdagangan global seperti kelapa sawit, karet, kakao, jagung dan kedelai sehingga diperkirakan kebutuhan lahan pengelolaan komoditas tersebut mencapai 1.594.601 Ha.

Jika dibanding kan produktivitas dari berbagai hasil pertanian dan pekebunan tersebut maka :
-        Jagung 56 ton/Ha;
-        Karet 0.77 ton/Ha;
-        Kopi 0.71 ton/Ha ;
-        Kakao 18 ton/Ha;
-        Kedelai 1.2 ton/Ha;dan
-        Sawit 15 kuintal/Ha;

 DAERAH-DAERAH BERPOTENSI di PROP. SUMUT

A.  POTENSI TANAMAN TEMBAKAU.
     
      Sentra perkebunan tembakau berada di Kab, Deliserdang dan Langkat, yang sejak abad 18  tembakau dari daerah ini terkenal SPESIAL.
Perusahaan Perkebunan anggota BKS-PPS yang mengelola tanaman tembakau sebelum di merger dengan PT.Perkebunan Nusantara II adalah PTP.IX dengan julukan Perkebunan “Tembakau Deli” karena BUMN yang fokus dan Spesialisasi menanam tembakau yang dahulu ditanam di kebun klambir lima,klumpang,helvetia,tandem hulu, tandem hilir, bulu cina,kuala begumit,kwala bingei, padang brahrang,sampali,sentis,dan batang kuis.   
Permintaan tembakau datang berasal dari jerman (Bremen) sebagai tempat pelelangan tembakau dunia dimana konsumen tertinggi adalah untuk wilayah eropa dan negara-negara asean seperti Malaysia.

B. POTENSI KARET

Untuk komoditas ini sentra perkebunan karet di Prop. SUMUT adalah Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Asahan, Serdang Bedagai, Simalungun, Deli Serdang dan Langkat.
Permintaan karet terbanyak datang dari China Amerika Serikat, dan Jepang.

C. POTENSI SAWIT(CPO)

Untuk komoditas karet sentra perkebunan sawit di Prop. SUMUT adalah Labuhan Batu,Labuhan Batu Utara,Labuhan Batu selatan,Tapanuli Selatan, Mandailing natal,Asahan,Serdang Bedagai,Simalungun,Deli Serdang dan Langkat.
Permintaan paling banyak juga masih berupa CPO atau minyak mentah dibanding barang jadi,seperti minyak goreng dan lainnya.
Tingginya permintaan CPO itu diakibatkan sudah tersedianya pabrik pengolahan minyak di negara tujuan(Buyer).

D. POTENSI KAKAO

Komoditas Kakao/Coklat sentra perkebunan terdapat di Langkat dan Deli Serdang.Negara tujuan ekspor SUMUT yaitu Malaysia, Jerman, Perancis, Singapura, dan Spanyol.

E. POTENSI KOPI (Coffee)  

Kopi sebagai komoditas perkebunan di SUMUT sentranya terdapat di Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Dairi, Tapanuli Utara, Simalungun, Deli Serdang, Tapanuli Tengah dan Karo.
Ada 8(delapan) negara tujuan ekspor kopi SUMUT yaitu USA, China, India, Singapura, Jepang, Malaysia, Belanda, dan Korea Selatan.

2 comments:

Akbar said...

Terima kasih atas informasinya pak, sangat bermanfaat untuk analisa kami

Ibu Nurhayati said...

aslamu alaikum wr wb..
bismillahirrahamaninrahim,,senang sekali saya bisa menulis
dan berbagi kepada teman2 melalui tempat ini,
sebelumnya dulu saya adalah seorang pengusaha dibidang property rumah tangga
dan mencapai kesuksesapossiblen yang luar biasa, mobil rumah dan fasilitas lain sudah saya miliki,
namun namanya cobaan saya sangat percaya kepada semua orang,
hingga suaatu saat saya ditipu dengan teman saya sendiri dan membawa semua yang saya punya,
akhirnya saya menanggung hutang ke pelanggan-pelanggan saya totalnya 470 juta dan di bank totalnya 600 juta ,
saya sudah stress dan hampir bunuh diri anak saya 3 orang masih sekolah di smp / sma dan juga anak sememtarah kuliah,tapi suami saya pergi entah kemana dan meninggalkan saya dan anaka-naknya ditengah tagihan hutang yang menumpuk,
demi makan sehari hari saya terpaksa jual nasi bungkus keliling dan kue,
ditengah himpitan ekonomi seperti ini saya bertemu dengan seorang teman
dan bercerita kepadanya, alhamdulilah beliau memberikan saran kepada saya.
dulu katanya dia juga seperti saya setelah bergabung dengan K.H. Tambring Abdullah hidupnya kembali sukses,
awalnya saya ragu dan tidak percaya tapi selama satu minggu saya berpikir
dan melihat langsung hasilnya, `
saya akhirnya bergabung dangan mengunjungi website di www.programdanainstan.blogspot.com semua petunjuk K.H. Tambring Abdullah saya ikuti dan hanya 1 hari astagfirullahallazim,
alhamdulilah demi allah dan anak saya,
akhirnya 5m yang saya minta benar benar ada di tangan saya,
semua utang saya lunas dan sisanya buat modal usaha,
kini saya kembali sukses terimaksih K.H. Tambring Abdullah saya tidak akan melupakan jasa aki.
jika teman teman berminat, yakin dan percaya insya allah,
saya sudah buktikan demi allah silakan kunjungi website di www.programdanainstan.blogspot.com atau KLIK DISINI

cari apa aja di OLX

Sponsor By :

TEMBAKAU DELI

Hobies

Momentum

DIREKSI PTPN 2012

Dirut PTPN I Wargani Direktur:Ramadhan Ismail Direktur:Abdul Mukti Nasution Direktur:Amrijal Direktur:Husni Ibrahim Dirut PTPN II Bhatara Moeda Nasution Direktur:Naif Ali Dahbul Direktur:Wisnu Budi Direktur:Komaruzaman Direktur:Hakim Bako Dirut PTPN III Megananda Daryono Direktur:Kusumandaru Direktur:Bagas Angkasa Direktur:Balaman Tarigan Direktur:Nurhidayat Direktur:Erwan Pelawi Direktur:Rahmad Prawirakusumah Dirut PTPN IV Erwin Nasution Direktur:Ahmad Haslan Saragih Direktur:Andi Wibisono Direktur:Setia Dharma Sebayang Direktur:Memet Dirut PTPN V Fauzi Yusuf Direktur:Suharjoko Direktur:Pontas Tambunan Direktur:Samsul Rizal Direktur:Berlino Mahendra Dirut PTPN VI Iskandar Sulaiman Direktur:Fahrur Razi Lubis Direktur:Ahmad Karimuddin Direktur:Arfinaldi Direktur:Nasulian Arifin Dirut PTPN VII Boyke Budiman Direktur:M. Nasir Direktur:Agus Rianto Direktur:Rafael Sibagariang Direktur:Budi Santoso Dirut VIII Dadi Sunardi Direktur:Irwan Abdul Direktur:Rahman Lubis Direktur:Dikdik Koesandi Direktur:Rahman Slamat Dirut IX Adi Prasongko Direktur:Slamat Purwadi Direktur:Natsir Tarigan Direktur:Ishak Direktur:Hanung Dirut X Subiyono Direktur:Doli P. Pulungan Direktur:Tarsisius Sudarianto Direktur:Mhd Sultan Direktur:Joko Sanioso Dirut XI Andi Punoko Direktur:Titis Adji Direktur:Burhan Chatib Direktur:Budi Hidayat Direktur:Eri Iswadi Dirut XII Singgih Irwan Basri Direktur:Sugeng Budiraharjo Direktur:Bambang Wijanarko Direktur:Sahala Hutasoit Direktur:Swarno Dirut XIII Baim Rachman Direktur:Sunardi Direktur:Anang Direktur:Umar Direktur:Pandapotan Girsang Dirut XIV Budi Purnomo Direktur:Amirullah Haris Direktur:Rispan Adi Adris Direktur:Mardianto Dirut RNI Persero Ismed Hasan Putro.