Quote:
dokumentasi "VERSI" elektronik-ku ini bermaksud membiasakan menggunakan " LESS PAPER " ,serta "PENGHORMATAN ATAS KEBEBASAN BERPENDAPAT,BEREKSPRESI,& BERKREASI," utk menyampaikan informasi,dalam "AKTIVITAS HARIAN".. beberapa "ada" yang dikutip dari berbagai sumber yang *inspiratif* jika ada yg kurang berkenan mohon dimaklumi,jika berminat utk pengembangan BloG ini silahkan kirim via email. mrprabpg@gmail.com...Thank's All Of You

running text

Search This Blog

sudah lihat yang ini (klik aja)?

Tuesday, November 8, 2011

Produksi Kakao Meningkat

Produksi biji kakao kering petani di Lanpung Timur meningkat seiring dengan bertambahnya luas tanaman kakao di daerah itu demikian catatan Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Lampung Timur.
"Produksi kakao meningkat dari 8.567 ton menjadi 8.802 ton atau terjadi penambahan sebesar
2,75 persen pada tahun ini," Kepala Bidang Produksi Perkebunan Disbunhut Lampung Timur, Saidi, di Sukadana, Senin.

Ia menjelaskan, penambahan luas ini dikarenakan meningkatnya animo masyarakat menanam komoditas ini didukung dengan cenderung tinggi harga di tingkat petani.

Selain itu, merupakan upaya pemerintah mengalokasikan sebagain APBD untuk perluasan tanaman perkebunan dalam bentuk bantuan bibit kakao, selain dari swadaya masyarakat itu sendiri.

Peningkatan produksi itu, katanya, karena terjadi penambahan luas tanaman kakao dari 14.216 hektare menjadi 14.300 hektare atau terjadi penambahan luas tanam 84 hektare.

Tanaman ini,katanya tersebar di seluruh kecamatan seperti Kecamatan Jabung seluas 829 hektare dengan produksi 616 ton, Pasirsakti seluas 10,5 hektare dengan produksi 10 ton, Batangharinuban seluas 437 hektare dengan produksi 276,2 ton, Ramanutara seluas 53,5 hektare dengan produksi 22,2 ton.

Lalu, Kecamatan Purbolinggo seluas 183 hektare dengan produksi 105,2 ton, Waybungur seluas 48 hektare dengan produksi 21 ton, Batanghari seluas 213,5 hektare dengan produksi 159,5 ton, Metrokibang seluas 116,75 hektare dengan produksi 61,5 ton, Sekampung seluas 121,75 hektare dengan produksi 54,8 ton, Bumiagung seluas 131,5 hektare dengan produksi 33 ton.

Kemudian, Kecamatan Margatiga seluas 734 hektare dengan produksi 734,86 ton, Labuhanratu seluas 1.096 hektare dengan produksi 864,5 ton, Margasekampung seluas 584 hektare dengan produksi 132,5 ton, Sekampungudik seluas 2.233,5 hektare dengan produksi 1.398 ton, Wawaykarya seluas 98,73 hektare dengan produksi 23,4 ton, Melinting seluas 156 hektare dengan produksi 156 ton.

Selanjutnya, Kecamatan Gunungpelindung seluas 326 hektare dengan produksi 151,4 ton, Labuhanmaringgai seluas 245 hektare dengan produksi 92,5 ton, Bandarsribhawono seluas 2.030 hektare dengan produksi 875 ton, Matarambaru seluas 1.233 hektare dengan produksi 1.084 ton, Pekalongan seluas 491 hektare dengan produksi 210,4 ton dan Kecamatan Sukadana 806 hektare dengan produksi 524 ton.

"Paling luas dan produksi paling tinggi berada di Kecamatan Wayjepara dan Bandarsribhawono karena potensi lahan paling luas," katanya.

 Ia menambahkan, produktivitas tanaman kakao mencapai 8.802 kilogram per hektare dan produksi 8.802 ton, kemudian diri atas 4.673 hektare tanaman belum menghasilkan, 9.242 hektaer tanaman menghasilan dan 382 hektare tanaman non produktif yang semuanya ditanam oleh 33.159 orang petani.(BD_S)

cari apa aja di OLX

Sponsor By :

TEMBAKAU DELI

Hobies

Momentum